TVRINews, Lampung Selatan
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial Fatma Saifullah Yusuf bersama rombongan DWP Kemensos menyapa dan memberikan motivasi kepada ratusan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
Kehadiran DWP Kemensos tersebut bertujuan untuk memotivasi para murid agar mengisi kemerdekaan melalui ketekunan belajar dan pembentukan karakter yang positif.
Dalam acara Gebyar Kemerdekaan peringatan HUT ke-81 RI tersebut, kedatangan rombongan DWP Kemensos disambut hangat oleh para murid melalui kibaran bendera merah putih kecil, penampilan tari tradisional Lampung, serta pertunjukan baris-berbaris.
Fatma Saifullah Yusuf mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan para pahlawan agar generasi penerus dapat menikmati fasilitas pendidikan yang layak.

"Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan hal-hal yang positif. Bagi anak-anak, salah satu cara untuk mengisi kemerdekaan ini dengan apa? Dengan belajar. Belajar yang sungguh-sungguh, menghargai orang lain, menjaga persahabatan," kata Fatma dalam keterangannya, Senin, 17 Agustus 2026.
"Dan juga terus berusaha menjadi pribadi yang mandiri dan pribadi yang jauh lebih baik," sambungnya.
Fatma menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto hadir sebagai sarana pendidikan gratis berkualitas yang bertujuan membentuk karakter siswa di samping capaian akademik.
"Jadi di Sekolah Rakyat ini anak-anak tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar hidup bersama," ujarnya.
Fasilitas penunjang di SRT 3 Lampung meliputi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, lapangan olahraga, hingga penjaminan kecukupan gizi siswa. Fatma menegaskan agar para murid memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal demi meraih cita-cita.

"Pesannya pokoknya anak-anak harus rajin belajar. Isinya cuma belajar, belajar, belajar. Dan mencari ilmu di sini dengan baik. Supaya menjadi anak yang sukses," tegas dia.
Ia menambahkan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil tanpa perlu takut bermimpi tinggi.
"Karena setiap anak itu memiliki kesempatan untuk menjadi hebat. Dan yang terpenting adalah mau belajar, mau berusaha. Tidak mudah menyerah, dan selalu menjaga sikap serta akhlak yang baik," ujarnya.
Selain memberikan motivasi kepada para murid, Fatma menyampaikan apresiasi kepada para guru, wali asuh, wali asrama, dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka membangun lingkungan belajar yang kondusif.
"Anak-anak bukan hanya tentang memberikan pendidikan, tetapi juga tentang membangun lingkungan yang aman dan nyaman. Dan kita harus memberikan dukungan agar anak-anak kita dapat menjadi pribadi yang percaya diri dan memberikan harapan terhadap masa depan," jelasnya.

Rangkaian Gebyar Kemerdekaan turut diwarnai dengan berbagai perlombaan khas 17-an seperti makan kerupuk, joget balon, dan estafet kelereng, serta kuis berhadiah dari DWP Kemensos yang diikuti antusias oleh siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Penasihat DWP Kemensos Intan Agus Jabo, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos MK Agung Suhartoyo, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, dan Kepala SRT 3 Lampung Asis Prasetyo.










