TVRINews, Jakarta
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menuturkan jika Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemungkinan tidak menghadiri upacara detik-detik Proklamasi karena sedang menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.

“Presiden SBY kebetulan sedang menjalani medical check-up, sebenarnya pemeriksaan rutin saja, sehingga posisi kemungkinan besar beliau tidak akan dapat menghadiri upacara detik-detik peringatan Proklamasi,” jelasnya pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Sementara, untuk kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Prasetyo belum memberikan kepastian. Hal ini karena, konfirmasi masih belum seluruhnya diterima.
“Sementara, nanti kami update kalau sudah ada,” katanya.
Adapun pengukuhan Paskibraka dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026 oleh Presiden.
“Pengukuhan rencana tanggal 15,” ujar Prasetyo.
Terkait pemberian tanda kehormatan dan penghargaan Adi Karya, pemerintah merencanakannya sekitar satu pekan setelah peringatan detik-detik Proklamasi.
“Direncanakan satu minggu setelah peringatan detik-detik Proklamasi,” pungkasnya.










