TVRINews, Malang
Mentan Amran dorong mahasiswa ubah pola pikir menjadi pencipta lapangan kerja melalui inovasi dan mekanisasi pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk berani mengubah pola pikir dari sekadar pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Hal ini disampaikan Mentan saat menjadi pembicara dalam Studentpreneur Boot Camp 2026 di Malang.
Mentan Amran menegaskan bahwa sektor pertanian saat ini menawarkan peluang bisnis yang sangat menjanjikan berkat dukungan inovasi dan teknologi modern. Ia menantang ratusan mahasiswa Muhammadiyah untuk terjun ke sektor ini dengan memanfaatkan mekanisasi yang ada.
Dalam arahannya, Mentan menekankan bahwa fondasi utama seorang wirausahawan bukanlah modal materi, melainkan karakter. Ia menyoroti nilai kejujuran, disiplin, dan kerja keras sebagai kunci sukses yang tak terpisahkan.
"Menjadi pengusaha itu tidak sesulit yang dibayangkan, terlebih bagi kader Muhammadiyah yang menjunjung tinggi kejujuran. Kejujuran adalah modal utama dalam membangun usaha," tegas Mentan dalam keterangan pers, Sabtu, 18 Juli 2026.
Mentan juga mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak dalam rasa gengsi. Menurutnya, rasa gengsi adalah penghambat terbesar bagi anak muda untuk meraih kesuksesan. "Jangan malu bekerja selama pekerjaan itu halal dan bermanfaat," tambahnya.
Transformasi Pertanian Modern: Kisah dari Papua
Sebagai motivasi, Mentan Amran berbagi kisah sukses para petani muda di Papua yang berhasil melakukan transformasi dari cara konvensional ke pertanian berbasis teknologi. Dengan bantuan mekanisasi dan penggunaan *drone* pertanian dari Kementerian Pertanian, mereka mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan.
"Saya melihat sendiri bagaimana anak-anak muda di Papua mampu mengubah hidupnya melalui pertanian modern. Dalam waktu relatif singkat, taraf hidup mereka meningkat karena mau belajar dan memanfaatkan teknologi," ungkap Mentan.
Pertanian adalah Bisnis Masa Depan
Kementerian Pertanian berkomitmen untuk terus mendampingi lahirnya wirausahawan muda di sektor pertanian melalui berbagai inovasi dan akses teknologi. Langkah ini diharapkan tidak hanya menciptakan pengusaha baru, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
"Kita ingin semakin banyak anak muda masuk ke sektor pertanian bukan karena terpaksa, tetapi karena melihat peluang bisnisnya yang besar. Pertanian modern adalah masa depan," tutup Mentan Amran.
Kegiatan Studentpreneur Boot Camp 2026 ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang inovatif, berkarakter, dan memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat untuk memajukan ekonomi Indonesia ke depan.










