TVRINews, Makkah
Pelaksanaan ibadah haji 2026 pada fase keberangkatan hingga kedatangan jemaah di Tanah Suci dilaporkan berjalan lancar dan sesuai rencana. Pemerintah pun mulai memusatkan perhatian pada persiapan fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat yang juga tergabung dalam misi Amirul Hajj 2026, Muhaimin Iskandar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji tahun ini.
“Seluruh rangkaian pelaksanaan haji sejak keberangkatan hingga hari ini berjalan baik sesuai perencanaan,”kata Muhaimin Iskandar dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Mei 2026.
Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menilai koordinasi antarpihak berjalan cukup baik, mulai dari proses pemberangkatan di embarkasi, pemeriksaan kesehatan, hingga layanan kedatangan jemaah di Madinah dan Makkah. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Arab Saudi yang dinilai aktif mempermudah layanan haji melalui penguatan sistem dan pengaturan operasional di lapangan.
Memasuki tahapan berikutnya, pemerintah bersama Kementerian Haji dan Umrah RI kini memprioritaskan kesiapan menghadapi puncak ibadah haji yang dijadwalkan dimulai pada 25 Mei 2026 atau 8 Zulhijah 1447 Hijriah. Pada fase tersebut, jemaah akan diberangkatkan secara bertahap menuju Arafah untuk menjalani rangkaian Armuzna.
Menurut Cak Imin, terdapat sejumlah aspek penting yang menjadi perhatian utama pemerintah guna memastikan kelancaran proses ibadah, terutama terkait transportasi, konsumsi, akomodasi, dan layanan kesehatan.
Untuk transportasi, pemerintah melakukan koordinasi ketat terkait pengaturan jadwal bus agar mobilitas jemaah menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina berjalan tertib serta menghindari penumpukan.
Sementara pada sektor konsumsi dan akomodasi, pemerintah memastikan distribusi katering berjalan tepat waktu serta kesiapan fasilitas tenda di Arafah dan Mina dapat menunjang kenyamanan jemaah selama menjalani ibadah.
Selain itu, layanan kesehatan juga diperkuat melalui kesiapan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan petugas medis yang akan mendampingi jemaah selama fase mabit dan pelaksanaan lempar jumrah di Mina.
Menutup keterangannya, Cak Imin mengimbau seluruh jemaah Indonesia menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah haji.
“Minum dan istirahat harus cukup agar saat memasuki Arafah seluruh jemaah berada dalam kondisi sehat dan prima,”pungkasnya.










