TVRINews, Jakarta
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat standar keamanan destinasi nasional dengan menyiapkan 38 provinsi di seluruh Indonesia untuk menjalankan Program Keselamatan Wisata 2026.
Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar Martini Mohamad Paham mengatakan sektor pariwisata saat ini mengalami pergeseran. Wisatawan tidak lagi hanya mencari keindahan, tetapi juga pengalaman yang aman, nyaman, dan berkesan.
“Tantangan kita tidak lagi sebatas menghadirkan destinasi yang indah, tetapi memastikan wisatawan memperoleh pengalaman yang aman, nyaman, dan berkualitas. Isu keselamatan kini menjadi faktor penting dalam daya saing pariwisata,” ujar Martini dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 2 Mei 2026.
Melalui skema tugas pembantuan, Kemenpar menggelar pelatihan peningkatan keselamatan wisata di seluruh provinsi.
Program ini difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata, terutama dalam mitigasi risiko serta kemampuan menangani kondisi darurat di destinasi wisata.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan standar keselamatan yang lebih seragam di berbagai daerah sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.
Martini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program tersebut, terutama peran dinas pariwisata di daerah.
“Kami mengharapkan peran aktif seluruh kepala dinas pariwisata sebagai inisiator di wilayah masing-masing. Keselamatan wisata bukan tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama,” kata Martini.
Selain itu, program ini juga menjadi sarana pembinaan SDM agar memahami prinsip keselamatan, kesehatan kerja, serta kelestarian lingkungan. Upaya ini diharapkan mendorong profesionalitas layanan wisata sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi yang aman.
Kemenpar juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pelaksanaan program, baik dari sisi teknis maupun administratif, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku wisata.
Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kemenpar Ika Kusuma Permana Sari menambahkan kesiapan daerah menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi di lapangan.
“Kami ingin memastikan setiap daerah siap menjalankan program ini secara optimal sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas dan keamanan destinasi wisata,” ucap Ika.
Kemenpar optimistis, penguatan kapasitas SDM dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pariwisata Indonesia yang aman, berkelanjutan, dan berdaya saing.










