TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Pertemuan ini berfokus pada sinkronisasi kebijakan pembangunan infrastruktur dan konektivitas nasional dengan aspek pengamanan serta pengendalian wilayah udara nasional.
Langkah ini diambil guna memastikan pembangunan fisik di tanah air tidak berjalan sendiri-sendiri secara parsial, melainkan selaras dengan kepentingan strategis pertahanan dan keamanan bangsa demi menjaga kedaulatan negara.
“Sinkronisasi lintas sektor adalah kunci utama dalam pembangunan nasional. Kami fokus membahas kebijakan infrastruktur dan konektivitas nasional, serta langkah strategis pengamanan wilayah udara. Hal ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga kedaulatan negara, menjamin keselamatan ruang udara, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur transportasi yang terintegrasi,” ujar Menko AHY dalam keterangan yang diterima pada Jumat 26 Juni 2026.
Lebih lanjut, Menko AHY menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat. Lebih dari itu, kebijakan pembangunan wajib dirancang secara terpadu dengan sektor pertahanan guna menghadirkan manfaat yang optimal sekaligus memperkuat posisi strategis negara.
Senada dengan visi tersebut, Menteri Pertahanan Sjamsoeddin menyampaikan bahwa pengendalian wilayah udara merupakan elemen krusial dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan ruang udara nasional. Kemhan menekankan pentingnya konsep defense supporting economy (pertahanan yang mendukung ekonomi), di mana agenda pertahanan dan pembangunan infrastruktur nasional saling menopang demi menciptakan konektivitas yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Sebagai komitmen nyata dari pertemuan ini, kedua kementerian sepakat untuk terus berkolaborasi intensif dalam merumuskan kebijakan makro yang saling mendukung.
“Bersama Kementerian Pertahanan, Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan siap terus bersinergi dan berkolaborasi demi integrasi konektivitas yang aman dan berdaulat,” tegas Menko AHY.
Melalui koordinasi yang semakin erat ini, pemerintah optimistis pembangunan infrastruktur nasional ke depan mampu berjalan beriringan dengan agenda pertahanan negara. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing ekonomi masyarakat sekaligus membentengi kedaulatan wilayah Indonesia.
Pertemuan penting ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi kedua instansi. Dari pihak Kementerian Pertahanan, hadir Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto; Sekretaris Jenderal Kemhan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo; Inspektur Jenderal Letnan Jenderal TNI Rui F.G.P Duarte; Dirjen Kekuatan Pertahanan Marsekal Muda TNI H. Haris Haryanto; serta Dirjen Strategi Pertahanan Kemhan Jenderal TNI Bagus Suryadi Tayo.










