TVRINews, Kendari
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan pentingnya memperkuat kekompakan dan kerja sama antarunsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung keberhasilan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Djamari saat memberikan arahan dalam kegiatan Silaturahmi dan Arahan Menko Polkam, Menteri Dalam Negeri, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI kepada Forkopimda se-Sulawesi di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari, Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurutnya, pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa kondisi daerah yang aman dan kondusif. Selain itu, keberhasilan pembangunan juga membutuhkan sinergi seluruh unsur pemerintahan dan Forkopimda.

"Tugas kita adalah membangun bangsa. Pembangunan tidak mungkin berjalan apabila kondisi daerah tidak kondusif. Pembangunan juga tidak akan berhasil apabila tidak dilaksanakan secara bersama-sama dan kompak oleh seluruh unsur yang ada di daerah," ujar Djamari dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com pada Minggu, 31 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam juga menyampaikan apresiasi Presiden RI Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah dan Forkopimda yang telah berperan menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.
"Bapak Presiden selalu mengingatkan saya untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada para kepala daerah dan Forkopimda. Peran Forkopimda sangat penting dalam upaya membangun bangsa ini, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota," ungkapnya.
Kemudian, Djamari juga mengingatkan agar setiap persoalan yang muncul di daerah dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan melalui koordinasi yang baik. Menurutnya, tantangan yang dihadapi daerah saat ini tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga dipengaruhi perkembangan geopolitik global yang berdampak pada kehidupan masyarakat.
"Kalaupun ada masalah, kita harus segera menemukan akar persoalannya dan menyelesaikannya di tempat. Pemerintah pusat terus bekerja keras agar dampak dinamika global tidak terlalu dirasakan masyarakat," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pemerintah terus memperkuat stabilitas nasional dan ketahanan daerah melalui berbagai kebijakan strategis. Program tersebut antara lain mempertahankan harga BBM subsidi, pembangunan batalyon teritorial, pembentukan Koperasi Merah Putih, pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga pengembangan Program Sekolah Rakyat.
Menurut Djamari, seluruh program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul di masa depan.
Ia optimistis stabilitas keamanan dan pembangunan akan terus terjaga apabila seluruh unsur pemerintah daerah dan Forkopimda mampu bekerja secara sinergis.
"Saya yakin apabila kita melakukan itu semua, stabilitas keamanan akan terjaga, proses pembangunan berjalan, dan berbagai hal yang belum dipahami masyarakat dapat kita jelaskan dengan baik. Pada akhirnya, tujuan kita untuk mengabdi kepada masyarakat dapat terwujud," tuturnya.
Menutup arahannya, Djamari berpesan kepada seluruh jajaran Forkopimda agar tetap menjaga kesehatan, semangat, dan komitmen dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
"Jangan lelah, jangan bosan, dan jangan jenuh mengabdi kepada masyarakat. Teruslah menjaga semangat dan kesehatan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara," tuturnya.










