TVRINews, Tangerang
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid Indonesia di ajang internasional. Indonesia berhasil meraih dua medali emas, satu medali perunggu, dan honorable mention poster presentation dalam International Geography Olympiad (iGeo) 2026 di Istanbul, Turki.
Kompetisi tersebut berlangsung pada 11 hingga 17 Agustus 2026 dan diikuti 184 peserta dari 50 negara.
Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, mengapresiasi capaian para murid Indonesia yang berhasil mengharumkan nama bangsa di ajang tersebut.
“Selamat untuk adik-adik yang telah memberikan kado terbaik di bulan kemerdekaan. Terima kasih kepada para pembina, sekolah, dan orang tua yang juga menguatkan sehingga meraih dua medali emas, satu medali perunggu, dan honorable mention poster presentation,” ujar Irene dalam keterangan yang diterima tvrinews, Senin, 24 Agustus 2026.
Medali emas diraih Kaleb Lash Elnathan Naibaho dari SMA Labschool Kebayoran, DKI Jakarta, dan Rafif Adinata Ramadhan dari MAN 1 Pekanbaru, Riau.
Sementara itu, medali perunggu diraih Arkha Enzi Anagi, yang juga berasal dari SMA Labschool Kebayoran, DKI Jakarta.
Selain raihan medali, tim Indonesia juga memperoleh honorable mention poster presentation melalui karya berjudul “The Ronda System: The Indonesian Tradition to Keep Communities Safe.”
Keempat murid yang mewakili Indonesia di iGeo 2026 sebelumnya merupakan peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Geografi.
Mereka kemudian menjalani pembinaan dan seleksi secara intensif oleh Puspresnas Kemendikdasmen sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi tingkat internasional.
Dalam proses persiapan, para murid juga mendapat pendampingan dari tim pembina, yakni Dewayany dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Asri Oktavioni Indraswari dari Universitas Indonesia (UI).
Dewayany menilai capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus menunjukkan hasil dari proses pembinaan talenta yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti bahwa murid Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus hasil dari proses pembinaan yang panjang dan berjenjang,”jelasnya.
International Geography Olympiad merupakan kompetisi geografi tingkat internasional yang digelar setiap tahun bagi murid jenjang sekolah menengah atas. Pada 2026, kompetisi tersebut diselenggarakan di Turki dengan melibatkan peserta dari berbagai negara.










