TVRINews – Jakarta
Hari Kedua Operasi, Basarnas Kerahkan Pasukan Elit dan 17 Kapal ke Laut Jawa
Memasuki hari kedua operasi penyelamatan di perairan Laut Jawa, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memutuskan untuk memangkas wilayah pencarian korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 dari delapan sektor menjadi enam sektor. Penyesuaian strategi ini diambil setelah titik koordinat atau datum bangkai kapal berhasil diidentifikasi secara akurat.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa penentuan posisi kapal yang pasti memungkinkan tim gabungan untuk bergerak lebih terarah dan efisien.
"Karena datum dari kapal yang mengalami kecelakaan ini sudah bisa kita ketahui dan kita fix, sehingga operasi pencarian terhadap korban bisa kita lakukan mudah-mudahan lebih efektif," ujar Syafii pada Senin, 14 September 2026.
Dalam operasi lanjutan ini, Basarnas mengerahkan kekuatan penuh dengan melibatkan personel berkualifikasi khusus. Tim Basarnas Special Group (BSG) yang memiliki keahlian penyelamatan bawah air diterjunkan langsung ke lokasi. Operasi ini juga diperkuat oleh unsur TNI Angkatan Laut, termasuk Komando Pasukan Katak (Kopaska), tim penyelam khusus, serta pemanfaatan teknologi drone laut.
Pendekatan tersebut disesuaikan dengan kondisi bangkai kapal yang dilaporkan berada dalam posisi terbalik dan terapung telungkup. Syafii menambahkan, fokus utama pada hari kedua adalah memaksimalkan penyisiran di enam sektor tersebut dengan memprioritaskan evakuasi korban yang berada di permukaan air.
"Kita akan memaksimalkan operasi pencarian di enam sektor yang sudah dibagi dengan memprioritaskan pencarian terhadap korban-korban yang terapung. Mudah-mudahan kita bisa menemukan korban dalam kondisi selamat," tambahnya.
Berdasarkan data operasional hari kedua, kekuatan SAR yang dikerahkan mencakup 17 kapal dari berbagai instansi, termasuk Basarnas, TNI AL, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Kepolisian, serta Kementerian Perhubungan. Selain itu, operasi udara didukung oleh lima unit pesawat










