TVRINews, Jakarta
Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) dan RANS Entertainment akan berkolaborasi menayangkan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 secara gratis kepada masyarakat Indonesia.
Dalam penayangan ajang olahraga terbesar di Asia tersebut, pertandingan yang melibatkan atlet Indonesia akan menjadi prioritas utama.
Asian Games ke-20 akan berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Sebanyak 432 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga akan berlaga membawa Merah Putih menghadapi para atlet terbaik Asia.
Direktur Utama LPP TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari mengatakan penayangan cabang olahraga akan dikoordinasikan secara bersama antara TVRI dan RANS Entertainment.
Menurutnya, Asian Games mempertandingkan total 43 cabang olahraga dengan jadwal pertandingan yang berlangsung secara bersamaan atau simultan. Sehingga, diperlukan pengaturan penayangan agar sebanyak mungkin pertandingan penting dapat disaksikan masyarakat.
“Nanti tentunya kan ini ada total 43 cabor. Dan ini kan banyak sekali multi-event, jadwalnya barengan nih, simultan. Dan tentunya pasti akan kita prioritaskan, sudah kesepakatan dengan RANS, kita prioritaskan yang ada atlet Indonesianya pasti kan,” ujar Fiki di Jakarta, Jumat, 4 September 2026.
Selain keterlibatan atlet Indonesia, penentuan pertandingan yang akan ditayangkan juga mempertimbangkan waktu pertandingan dan fase kompetisi.
Fiki menjelaskan pertandingan yang berlangsung pada waktu bersamaan akan diatur melalui sejumlah saluran yang dimiliki TVRI, termasuk TVRI Nasional dan TVRI Sport yang mengudara selama 24 jam.
“Ini ada kemungkinan waktunya juga mungkin bersamaan. Sehingga kami sudah sepakat dengan pihak RANS, nanti karena TVRI punya channel TVRI Sport yang 24 jam, ada juga TVRI Nasional, sehingga opsinya ada lebih banyak untuk bisa bicara simulcast atau teknis lainnya,” kata Fiki.
Menurut Fiki, pemilihan pertandingan juga akan disesuaikan dengan perkembangan kompetisi. Pertandingan pada fase semifinal atau final dapat menjadi prioritas dibandingkan pertandingan penyisihan, meskipun keputusan tersebut akan tetap melihat situasi dan jadwal yang berlangsung.
“Nanti kita akan koordinasikan melihat schedule. Jadi cabor-cabor mana pada hari tersebut, kan ada yang kemudian misalnya strategis tapi masih penyisihan. Tapi mungkin ada cabor yang atletnya lebih sedikit tapi sudah semifinal atau final. Ini kan sangat dinamis,” ucap Fiki.
TVRI dan RANS Entertainment, lanjut Fiki, telah menyiapkan pola program dan melakukan koordinasi terkait jadwal pertandingan sejak beberapa waktu lalu.
“Kita sudah punya semua pola programnya, pola pertandingan, kita sudah koordinasikan juga sejak beberapa waktu yang lalu untuk kemudian kita pastikan pertandingan yang terbaik ini bisa disiarkan,” tutur Fiki.
Sementara, pertandingan yang tidak dapat disiarkan secara langsung tetap akan diupayakan untuk direkam dan ditayangkan setelah pertandingan berlangsung.
“Pertandingan yang tidak bisa disiarkan secara live bisa kita tapping juga untuk kita record, untuk bisa kita tayangkan setelahnya,” ujar Fiki.
Selain pertandingan dari berbagai cabang olahraga, upacara pembukaan dan penutupan Asian Games 2026 juga akan ditayangkan secara bersama oleh TVRI dan RANS Entertainment.
“Opening, closing pasti RANS dan TVRI akan menayangkan. Simulcast,” kata Fiki.
Kolaborasi TVRI dan RANS Entertainment diharapkan dapat membawa perjuangan atlet Indonesia lebih dekat kepada masyarakat.
Melalui jangkauan nasional TVRI serta ekosistem dan platform digital RANS Entertainment, masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia diharapkan dapat mengikuti perjalanan para atlet sekaligus memberikan dukungan kepada kontingen Merah Putih.










