TVRINews, Jakarta
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melepas ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat (AS) yang dinyatakan bebas dari kontaminasi Cesium-137 (Cs-137). Hal ini menegaskan bahwa produk udang nasional telah memenuhi standar US Food and Drug Administration (US-FDA).

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menekankan bahwa pemerintah terus berupaya melindungi masyarakat serta menjaga kualitas dan keamanan produk Indonesia dari bahaya radioaktif.
“Ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi masyarakat Indonesia dari kontaminasi bahan berbahaya radioaktif, dan yang lebih penting, memastikan keberlanjutan industri udang nasional dengan pulihnya aktivitas ekonomi hulu-hilir industri udang kita,” ujar Trenggono kepada awak media, termasuk tvrinews, Rabu (3/12/2025) di CDC Banda, Tanjung Priok, Jakarta.
Dalam kesempatan itu, empat kontainer muatan ekspor udang dilepas secara simbolis oleh Menteri KKP melalui Pelabuhan Tanjung Priok, sedangkan enam kontainer lainnya diberangkatkan melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Trenggono menambahkan bahwa hingga awal Desember 2025, sebanyak 313 kontainer udang bebas Cs-137 telah memenuhi syarat untuk dikirim ke AS.
“Sejak 31 Oktober hingga 3 Desember, KKP telah berhasil mensertifikasi dan mengkapalkan 313 kontainer udang ke Amerika dengan total volume 5.400 ton, senilai USD 58,68 juta atau sekitar Rp974,04 miliar,” rincinya.
Agenda pelepasan ekspor ini juga dihadiri Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, Wamen KKP Didit Ashaf, serta Wamen Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, yang turut melepas kontainer udang bebas Cs-137 untuk diekspor ke AS.










