TVRINews, Jakarta
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menegaskan pers dan media siber memiliki peran strategis dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Hal itu disampaikannya usai menerima Anugerah Pelopor Kemerdekaan Pers Indonesia dalam Malam Anugerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) 2026.
Menurut Teuku Riefky, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi mitra penting dalam memperluas narasi, mendistribusikan karya, hingga memperkuat pasar bagi produk-produk kreatif nasional.
"Media siber mempunyai peran yang sangat penting dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Kementerian Ekraf siap membuka ruang kolaborasi agar pers Indonesia semakin profesional, mandiri, berkualitas, sekaligus tetap menjaga kemerdekaan pers di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi," ujar Teuku Riefky dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Sabtu, 20 Juni 2026.
Kemudian ia mengatakan, penghargaan yang diterimanya merupakan bentuk apresiasi terhadap seluruh pihak yang terus berupaya membangun ekosistem pers yang sehat, independen, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Saya mempersembahkan penghargaan ini kepada seluruh pegiat ekonomi kreatif dan keluarga besar Kementerian Ekraf yang telah bekerja dengan dedikasi untuk memajukan tiap subsektor ekonomi kreatif Indonesia. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi seluruh pihak yang berupaya membangun ekosistem pers yang sehat, independen, dan adaptif terhadap perkembangan zaman," ucapnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan industri media, Kementerian Ekraf juga terus mendorong media startup menjadi alternatif media publik sekaligus bagian yang terintegrasi dalam ekosistem ekonomi kreatif. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, hingga penguatan aspek monetisasi.
Pekan lalu, Kementerian Ekraf bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) telah menggelar audiensi untuk membahas penguatan talenta digital dan peningkatan kapasitas pegiat media di berbagai daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempererat sinergi antara pemerintah dan insan pers dalam menghadapi tantangan industri media yang terus berkembang.
Ketua Umum SMSI, Firdaus, mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh pemerintah maupun masyarakat yang dinilai ikut menjaga kemerdekaan pers di Indonesia.
"Anugerah malam ini merupakan apresiasi masyarakat pers Indonesia kepada para tokoh pemerintah dan masyarakat yang ikut serta menjaga kemerdekaan pers di seluruh Tanah Air. Kami melihat pentingnya sinergi antara media mainstream, media digital, dan pemerintah sehingga ekosistem pers tetap tumbuh sehat dan berkelanjutan," ungkap Firdaus.
Malam Anugerah SMSI 2026 mengusung tema "Menjaga Kemerdekaan Pers dan Keberlanjutan Media dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045". Dari 61 nama yang diusulkan, sebanyak 32 nominator tersaring dan 16 tokoh terpilih menerima penghargaan dalam berbagai kategori, mulai dari Anugerah Spirit Pers Indonesia, Anugerah Sahabat Pers Indonesia, Anugerah Tokoh Inspiratif, hingga Anugerah Pin Emas SMSI.










