Penulis: Fony Niti
TVRINews, Kota Kupang
Universitas Nusa Cendana (Undana) telah mengumumkan penerapan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa baru dan yang sudah terdaftar. Prinsip dari UKT tersebut adalah mahasiswa dapat membayar biaya kuliah sesuai dengan kemampuan keuangan orang tuanya atau walinya dan mahasiswa yang memiliki kelebihan memberi subsidi kepada mereka yang kekurangan secara ekonomi.
“Tidak semua UKT yang di bebankan ke mahasiswa itu sama. Tahun ini Universitas Nusa Cendana Kupang memiliki 10 level UKT, yang mana pada level 1 berjumlah Rp500.000, level 2 berjumlah Rp1.000.000, dan level 3 seterusnya bergantung pada prodi yang sesuai dengan tingkat akreditasi dan ketetatannya.” Jelas Rektor Undana Kupang, Maxs U.E.Sanam
Terkait adanya demonstrasi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Memang benar terjadi. Hal ini hanya dikarenakan ada miss komunikasi dari pihak orangtua wali mahasiswa masing-masing. Sehingga pihaknya telah mengambil langkah bertemu dan menjelaskan terkait kenaikan UKT dimaksud.
Setiap tahun saat penentuan UKT, pasti ada mahasiswa yang keberatan jumlah UKT yang lebih dari fakta kemampuan ekonomi orang tua.
“Itu benar terjadi karna pada prinsipnya kalau bisa bayar murah kenapa harus bayar mahal”
Rektor Undana Kupang menegaskan bahwa akan memverifikasi ulang apabila benar pendapatan orang tua rendah maka rektor akan menetapkan melalui SK (Surat Keterangan) untuk menurunkan jumlah UKT.
Baca juga: Pasca Banjir Lahar Dingin, Aktivitas Tambang Pasir Semeru Kembali Beroperasi
Rektor berpesan, bahwa pendidikan memang mahal. Bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya maka wajib menyediakan biaya pendidikan yang cukup. Kalaupun adanya harapan pada beasiswa, anak-anak harus di dorong dalam didikan lebih ekstra agar mendapatkan kesempatan beasiswa dimaksud.
Rektor juga mengingatkan orang tua tidak boleh telena dengan status kemiskinan untuk memperoleh bantuan. Lebih dari itu, dorongan untuk mengejar prestasi bagi anak-anak hal penting untuk meraih kesempatan lebih besar.
“Apalagi di era sekarang ini banyak juga banyak pekerjaan paruh waktu yang bisa dikerjakan oleh mahasiswa untuk menambah finansial selain beasiswa.”
Rektor mengajak mahasiswa agar dapat membanggakan orang tua dengan menjadi sarjana berguna bagi bangsa dan negara.
“Orang tua harus bekerja keras untuk membanggakan anaknya suatu saat. Karena dengan kerja orang tua banting tulang. Dan melihat anaknya sarjana, menjadi suatu kebanggaan bagi anak yang akan diingat. Apalagi sebagi orang tua petani. Memiliki anak sarjana adalah kebanggaan.”
Editor: Redaktur TVRINews
