TVRINews, Langkat
Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya kesiapan, disiplin, profesionalisme, dan loyalitas prajurit dalam menjalankan tugas negara. Hal itu disampaikannya saat meninjau Marshaling Area Yonif TP 907/Dewa Shahdan di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Jumat, 7 Agustus 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Menhan terlebih dahulu menerima paparan dari Wakil Komandan Yonif TP 907/Dewa Shahdan Kapten Inf M. Asril mengenai kondisi dan kesiapan satuan. Setelah itu, Sjafrie meninjau kondisi prajurit sekaligus memberikan pengarahan.
Sjafrie menegaskan, setiap prajurit harus memiliki kemampuan dasar militer dan senantiasa siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk melaksanakan tugas operasi.

"Kamu harus mempunyai kemampuan menembak. Kamu harus mempunyai kemampuan patroli. Sewaktu-waktu siap untuk melaksanakan tugas operasi. Kamu harus siap, kamu harus semangat, kamu harus bisa," kata Sjafrie dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Kementerian Pertahanan, Jumat, 7 Agustus 2026.
Menurutnya, prestasi seorang prajurit tidak semata-mata diukur dari penghargaan yang diperoleh. Prestasi harus dimulai dari diri sendiri melalui kedisiplinan, profesionalisme, serta loyalitas kepada negara.
Kemudian, Sjafrie juga mengingatkan para prajurit bahwa TNI merupakan bagian dari rakyat. Karena itu, pengabdian kepada negara dan bangsa menjadi bentuk tanggung jawab dalam menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat.
"Kamu adalah anak rakyat, orang tuamu adalah rakyat. Jadi kamu berkewajiban untuk membalas jasa rakyat kepadamu melalui pengabdianmu kepada negara dan bangsa," ungkapnya.
Lebih lanjut, Menhan meminta seluruh prajurit menjunjung tinggi disiplin dan menjaga kehormatan TNI dengan tidak terlibat dalam berbagai bentuk pelanggaran, termasuk judi online dan penyalahgunaan narkoba.
Ia menegaskan, kedisiplinan menjadi fondasi utama dalam mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI. Setiap prajurit pun diminta menjaga sikap dan perilakunya agar tidak mencederai kepercayaan tersebut.
"Kepercayaan rakyat kepadamu hanya bisa tercapai kalau kamu disiplin," tegasnya.
Selain disiplin, Sjafrie meminta Yonif TP 907/Dewa Shahdan membangun kekompakan dan sinergi dengan satuan TNI di sekitarnya, termasuk Batalyon 8 Marinir. Kegiatan bersama antarsatuan dinilai dapat mencerminkan soliditas TNI sekaligus memperkuat rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.
Sjafrie berharap seluruh prajurit Yonif TP 907/Dewa Shahdan terus menjaga semangat, kekompakan, dan profesionalisme, serta menumbuhkan rasa kekeluargaan di dalam satuan sebagai landasan pengabdian kepada negara, bangsa, dan masyarakat.
Yonif TP 907/Dewa Shahdan merupakan satuan jajaran Brigif TP 37/Hujur Siringgis, Kodam I/Bukit Barisan.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Menhan didampingi Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan, serta Kasdam I/Bukit Barisan.









