
Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden RI, Senin (13/3).
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Bali
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Penataan Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, di Karangasem, Bali, pada Senin, 13 Maret 2023. Presiden Jokowi meminta agar berbagai fasilitas hasil penataan kawasan Pura Agung Besakih dikelola dengan baik dan profesional.
“Membangun fasilitas yang bagus, yang megah akan lebih mudah daripada mengelola dan merawatnya. Untuk itu, saya benar-benar ingin titip agar fasilitas yang sudah dibangun oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi ini dengan dana yang sangat besar, tadi sudah disampaikan oleh Pak Gubernur, harus diikuti dengan pengelolaan yang baik, pengelolaan yang profesional,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya yang dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, Senin, 13 Maret 2023.
Baca Juga: Bertolak Ke Bali, Presiden Jokowi Akan Resmikan Sejumlah Infrastruktur
Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga meminta agar dipersiapkan dengan betul-betul manajemen dengan kompetensi yang baik sehingga mampu menjembatani berbagai kepentingan-kepentingan yang ada.
“Libatkan Desa Besakih dan Desa Adat Besakih, beri kesempatan kepada masyarakat juga untuk ikut berpartisipasi dan berkontribusi,” jelasnya.
Kepala Negara menyampaikan bahwa Pura Agung Besakih adalah pura yang sangat disucikan, bukan hanya oleh umat Hindu di Bali tetapi juga umat Hindu di seluruh Nusantara. Pura ini juga banyak dikunjungi terutama saat upacara besar seperti upacara Bhatara Turun Kabeh yang diselenggarakan setiap Sasih Kedasa.
“Pura yang suci ini harus kita jaga, harus kita rawat dengan penuh hormat, sehingga umat Hindu dan pengunjung yang datang ke Pura Agung Besakih bisa merasakan aura kesuciannya. Karena dengan terjaganya kesucian, terjaga kebersihan, terjaga kerapian sekaligus menjadi juga tempat yang indah,” ucap Presiden.
Baca Juga: Gunung Semeru Muntahkan Guguran Lava Pijar, Status Siaga Level III
Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan, untuk mengantisipasi peningkatan kedatangan umat Hindu dan pengunjung ke Pura Agung Besakih, pada tahun 2021. Ia telah memerintahkan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama dengan Gubernur Bali I Wayan Koster untuk melakukan penataan kawasan ini.
“Kedatangan umat dan pengunjung yang semakin banyak tanpa diimbangi dengan penataan, tanpa ada antisipasi ke depan, akan menimbulkan kesemrawutan dan ketidaknyamanan,” ungkap Presiden.
Presiden Jokowi menjelaskan bahwa penataan tersebut dilakukan di dua area, yaitu area Bencingah dan area Manik Mas, dengan membangun berbagai infrastruktur pendukung agar masyarakat semakin nyaman saat bersembahyang dan Pura Agung Besakih tetap terjaga kesuciannya.
Editor: Redaktur TVRINews
