
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jatinangor
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat realisasi investasi nasional. Hal tersebut disampaikan usai memberikan materi dalam agenda Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua di kampus IPDN, Jatinangor, Rabu, 25 Juni 2025.
Lebih lanjut, Todotua menjelaskan bahwa Kementerian Investasi saat ini mengelola sistem perizinan nasional melalui platform Online Single Submission (OSS) yang wajib digunakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota.
"Kami ingin mempertegas bahwa pengelolaan OSS ini harus betul-betul sinkron antara pusat dan daerah. Karena teman-teman DPMPTSP di daerah adalah ujung tombak pelayanan perizinan di lapangan," ujar Todotua kepada wartawan di Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, Rabu, 25 Juni 2025.
Menurutnya, momentum pertemuan langsung dengan para kepala daerah sangat penting untuk memastikan bahwa sistem perizinan berjalan satu arah, cepat, dan transparan. Ia menyoroti perlunya peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung target nasional peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi.
"Kita ingin percepatan. Karena sistem OSS ini tidak bisa berjalan optimal kalau tidak didukung oleh SDM dan kepemimpinan yang punya visi yang sama, baik di pusat maupun di daerah," tegasnya.
Maka dari itu, Todotua mengusulkan agar Kementerian Investasi turut dilibatkan dalam proses penunjukan kepala DPMPTSP daerah guna memperkuat sinergi dan mempercepat proses investasi di lapangan.
"Kalau boleh, kami ingin dilibatkan dalam pemilihan kepala DPMPTSP," ucapnya.
Baca Juga: Rp150 Triliun Devisa Hilang ke Luar Negeri, KEK Sanur Hadirkan Solusi Pelayanan Medis Berkelas Dunia
Editor: Redaktur TVRINews
