TVRINews, Pati
Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan pemerintah akan melakukan langkah pemulihan menyeluruh bagi korban pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo Pati. Pernyataan tersebut disampaikan usai Mensos bertemu langsung dengan sejumlah korban yang didampingi orang tua serta pengacara di Pati.
“Kami bersepakat untuk lakukan langkah-langkah pemulihan bagi seluruh korban and sekaligus memikirkan bersama seluruh santri yang berada di Pondok Pesantren tersebut untuk bisa meneruskan pendidikannya,” kata Gus Ipul dalam keterangannya dikutip Sabtu 16 Mei 2026.
Ia memastikan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk berada di sisi korban dan memberikan pendampingan secara komprehensif, mulai dari perlindungan hingga pemberdayaan ekonomi.
“Kita semua berdiri di sisi korban, kami dengan Pak Bupati akan bekerjasama untuk memberikan perlindungan, rehabilitasi dan pemberdayaan,” jelas Gus Ipul.
Mengenai keberlanjutan pendidikan para santri di pondok pesantren tersebut, Gus Ipul menyerahkan keputusan teknis kepada pemerintah daerah. Langkah itu nantinya akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama Kementerian Agama dan instansi terkait lainnya.
“Pada dasarnya adalah kita ingin akses pendidikan pada anak-anak kita tetap bisa diperoleh, mereka bisa bersekolah yang paling aman, paling nyaman dan paling memungkinkan,” kata Gus Ipul.
Pemerintah juga berencana melakukan asesmen mendalam terhadap kondisi serta profil keluarga korban. Hal ini dilakukan agar intervensi dan bantuan lanjutan yang diberikan bisa tepat sasaran serta sesuai kebutuhan masing-masing keluarga.
“Jadi Insya Allah, itu akan dipikirkan bersama dan kita akan melakukan pendampingan sampai tuntas,” jelas Gus Ipul.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul mengutuk keras tindakan asusila tersebut. Beliau mendesak aparat penegak hukum untuk menjatuhkan sanksi pidana seberat-beratnya demi memberikan efek jera.
“Kita mengutuk keras kejadian itu, kita minta pelaku dihukum sekeras-kerasnya, seberat-beratnya, umur hidup kalau perlu supaya ini menjadi pembelajaran bagi kita semua,” tegas Gus Ipul.
Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Sosial atas respons cepat dan dukungan penuh dalam penanganan kasus pelecehan seksual di Ponpes Ndolo Kusumo.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Menteri yang sudah mendukung kami dalam upaya penanganan (kasus di) Ndolo Kusumo. Sehingga kami lebih ringan lagi untuk pendampingan korban. Pak Menteri tadi juga sudah memberikan beberapa program bagi korban,” kata Risma.
Sebagai langkah taktis di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Pati kini telah membentuk satuan tugas khusus untuk penanganan lanjutan. Satgas tersebut akan bekerja intensif dengan melibatkan Kementerian Agama serta Dinas Pendidikan setempat.










