
Kilas Balik Perjanjian KTT Ke-42 ASEAN Di Labuan Bajo
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Konferensi Tingkat Tinggi Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (KTT ASEAN) ke-43 digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada 5-7 September 2023.
Setelah diberi mandat sebagai Ketua ASEAN 2023, Indonesia juga berhasil menggelar KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo pada 10-11 Mei 2023 lalu.
Pertemuan yang dihadiri oleh para ASEAN tersebut telah menghasilkan beberapa kesepakatan yang akan berdampak positif bagi berbagai sektor dan negara regional.
Berikut ini adalah deklarasi kesepakatan yang disepakati oleh para pemimpin negara-negara di kawasan ASEAN pada KTT ke-42 di Labuan Bajo:
Perlindungan Pekerja Migran dan Anggota Keluarga Mereka
Negara-negara di kawasan ini memprioritaskan perlindungan dan hak-hak pekerja migran yang terjebak dalam krisis dan anggota keluarga mereka. Kebijakan tersebut juga membantu pekerja migran di berbagai sektor dalam krisis, terutama pekerja migran perempuan.
Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik
ASEAN telah sepakat untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di wilayah tersebut. Perjanjian ini dibuat berdasarkan komitmen dan upaya negara-negara di kawasan ASEAN untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, mempercepat transisi energi, dan mendekarbonisasi sektor transportasi di kawasan tersebut, termasuk mencapai net zero emission.
Baca juga: Wamenlu Sampaikan Pentingnya Rantai Pasok Bagi Ketahanan Pangan di ASEAN
Perlindungan Nelayan Migran
Wilayah ASEAN adalah salah satu produsen dan eksportir produk ikan dan makanan laut terbesar di dunia dan negara asal terbesar bagi nelayan migran. Ini mendasari pentingnya Perlindungan Nelayan Migran di wilayah tersebut. Salah satu poin dari perjanjian tersebut adalah untuk memfasilitasi migrasi yang aman dan teratur bagi nelayan migran, terutama dalam proses perekrutan dan penempatan, pengembalian dan reintegrasi yang aman, serta akses ke keadilan dan pemulihan.
Konektivitas Pembayaran Regional dan Mata Uang Lokal
Perjanjian ini menganut the 2025 ASEAN Economic Community Blueprint, dengan visi menciptakan ekonomi ASEAN yang terintegrasi secara kohesif dan mendukung pertumbuhan dan ketahanan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan ASEAN. Perjanjian ini bertujuan untuk menyediakan layanan pembayaran lintas batas yang lebih cepat, lebih murah, lebih aman, lebih transparan, dan lebih inklusif dalam memberikan manfaat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Memerangi Perdagangan Manusia
Perkembangan teknologi dapat berdampak negatif, salah satunya adalah kekhawatiran terkait perdagangan manusia yang disebabkan oleh penyalahgunaan teknologi. Sebagai Ketua ASEAN 2023, Indonesia berusaha memperkuat pemberantasan perdagangan manusia di ASEAN. Pemberantasan dan pencegahan dilakukan dengan upaya penanganan regional kolektif. Termasuk menegaskan kembali instrumen hukum yang telah ditetapkan, Konvensi ASEAN Melawan Perdagangan Orang, khususnya Perempuan dan Anak-anak.
Inisiatif OneHealth
KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo juga menghasilkan deklarasi Inisiatif Satu Kesehatan. Kesepakatan ini dibuat untuk meningkatkan dan memperkuat kolaborasi dan koordinasi multi-sektoral di antara negara-negara regional, termasuk menentukan ancaman kesehatan utama terhadap manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan yang menyebabkan wabah dan kemungkinan pandemi.
Editor: Rina Hapsari
