Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Pahala Mansury menerangkan terkait pentingnya rantai pasok, dan ketahanan pangan di kawasan ASEAN. Hal itu dikatakannya saat acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN Business Investment Summit 2023, pada hari ini, Senin, 4 September 2023.
“Kita juga harus mampu meningkatkan ketahanan rantai pasok dalam ketahanan pangan dan mampu meningkatkan ketahanan kesehatan,” kata Pahala, Senin, 4 September 2023.
Lebih jauh, Pahala berharap dapat mengeskplor lebih jauh tentang ASEAN, supaya kuat dalam sektor ketahanan pangan internal dan ketahanan kesehatan.
“Saya berharap kita dapat mengeksplorasi lebih jauh bagaimana ASEAN dapat terus memperkuat ketahanan pangan internal dan juga ketahanan kesehatan,” ucap Pahala.
Sebagai informasi, Inisiatif ketahanan pangan bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di ASEAN melalui produksi berkelanjutan, peningkatan sistem informasi, dan identifikasi mekanisme pertanian peningkatan gizi.
Inisiatif ini didasarkan pada empat dimensi ketahanan pangan yang diidentifikasi oleh FAO: Ketersediaan Pangan, Akses, Pemanfaatan, dan Stabilitas.
Untuk mencapai tujuan ketahanan pangan, ASEAN-BAC 2023 menciptakan narasi tunggal yang mencakup profil komoditas, neraca komoditas, faktor keberhasilan utama & peta jalan, serta kebijakan utama untuk mengatasi ketahanan pangan.
Pendekatan narasi tunggal memungkinkan anggota ASEAN untuk menyesuaikan kebijakan dan strategi untuk mengatasi tantangan unik mereka.
Kebijakan strategis untuk memperkuat ketahanan pangan meliputi:
1.Pengaturan bantuan darurat/kekurangan.
2.Mempromosikan pasar dan perdagangan pangan yang kondusif.
3.Penguatan sistem informasi ketahanan pangan yang terintegrasi.
4.Mempromosikan produksi pangan berkelanjutan.
5.Mendorong investasi yang lebih besar dalam industri berbasis pangan dan pertanian, Mengidentifikasi dan mengatasi masalah-masalah yang muncul terkait dengan ketahanan pangan.
The Inclusive Closed-Loop Model telah dipilih sebagai program warisan untuk memberdayakan UMKM dan petani dengan keuangan, pengetahuan, teknologi, dan akses pasar untuk mendukung inisiatif ini.
Editor: Redaktur TVRINews
