TVRINews, Nusantara
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan komitmennya menjadikan sektor pendidikan sebagai pilar utama pembangunan manusia di Ibu Kota Nusantara (IKN). Pendidikan berkualitas, diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan target besar IKN, termasuk menghapus kemiskinan di kawasan tersebut pada 2035.
Momentum Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan OIKN untuk mengajak seluruh pemangku kepentingan bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing global, demi menciptakan generasi unggul di masa depan.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa peta jalan pendidikan di IKN dirancang sebagai bagian dari infrastruktur sosial primer yang berorientasi masa depan.
“Melalui pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berkarakter, IKN diarahkan untuk menjadi kota dunia yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Troy dalam keterangan yang diterima tvrinews.com, Minggu, 3 Mei 2026.
Troy menjelaskan, konsep pendidikan di IKN disusun secara bertahap dan berkesinambungan, menyesuaikan dengan fase perkembangan peserta didik.
Pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), fokus diarahkan pada pembentukan manajemen diri dan dasar penalaran. Sementara itu, jenjang Sekolah Dasar (SD) menekankan eksplorasi lingkungan serta penguatan literasi dan numerasi.
Di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), peserta didik didorong untuk membangun kesadaran diri dan kepemimpinan. Adapun pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan pendidikan vokasi, pembelajaran difokuskan pada perencanaan masa depan serta kesiapan memasuki dunia kerja.
Untuk pendidikan tinggi, OIKN menyiapkan dukungan berupa pusat riset kelas dunia yang diharapkan menjadi motor penggerak inovasi sekaligus penguatan ekonomi nasional.
Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pengembangan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menegaskan bahwa sektor pendidikan akan menjadi faktor penentu wajah IKN di masa depan.
“Pembangunan pendidikan adalah inti dari pembangunan infrastruktur sosial Ibu Kota Nusantara yang akan membentuk wajah kota ini dalam 20 hingga 30 tahun ke depan,” kata Alimuddin.
Ia menambahkan, pembangunan pendidikan di IKN difokuskan pada peningkatan mutu pembelajaran berbasis kurikulum internasional, penguatan literasi dan numerasi sejak dini, serta pengembangan kurikulum yang personal dan lintas jenjang.
Selain itu, IKN juga menargetkan kehadiran tenaga pendidik berstandar nasional dan internasional, serta kepemimpinan satuan pendidikan yang transformatif.
Ke depan, IKN diarahkan menjadi kota pendidikan dengan kehadiran berbagai lembaga pendidikan berstandar nasional dan internasional.
Beberapa di antaranya meliputi Taruna Nusantara, SMA Garuda, pesantren Al Ikhlas terintegrasi seperti MAN Insan Cendekia, Australian Independent School, serta sekolah nasional terintegrasi di kawasan KIPP.
Ekosistem pendidikan tersebut juga akan diperkuat dengan kehadiran perguruan tinggi ternama yang mendukung pengembangan riset, inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.










