TVRINews, Mina
Wakil Menteri Agama sekaligus anggota Amirul Hajj 1447 Hijriah, Romo Muhammad Syafi'i mengapresiasi pelaksanaan ibadah haji 2026 yang dinilai mengalami peningkatan layanan bagi jemaah Indonesia.
Menurut pria yang akrab disapa Romo Syafi’i itu, penyelenggaraan haji tahun ini menghadirkan perubahan positif di berbagai sektor, mulai dari layanan kesehatan, transportasi, akomodasi, hingga konsumsi jemaah.
“Sebagai anggota Amirul Hajj yang ditugaskan Menteri Agama, saya mengapresiasi pelaksanaan haji tahun ini,”kata Romo dalam keterangan tertulis, Jumat, 29 Mei 2026.
Ia menilai kehadiran Kementerian Haji dan Umrah membawa semangat baru dalam tata kelola penyelenggaraan haji Indonesia. Romo Syafi’i mengaku telah empat kali menunaikan ibadah haji dan merasakan adanya peningkatan layanan pada musim haji tahun ini.
“Saya sudah empat tahun berturut-turut melaksanakan haji, dan tahun ini terasa berbeda,”jelasnya.
Menurutnya, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan jemaah.
“Presiden Prabowo membuktikan bahwa negara siap hadir untuk jemaah dan akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik,” lanjutnya.
Romo Syafi’i menjelaskan sejumlah perbaikan dilakukan dalam penyelenggaraan haji tahun ini, termasuk perubahan skema daftar tunggu sehingga rata-rata masa tunggu jemaah dapat dipangkas. Selain itu, penerapan syarat istitha’ah kesehatan juga diperketat demi keselamatan jemaah.
Ia mencontohkan sebanyak 345 jemaah dengan kondisi kesehatan menurun terpaksa dipulangkan dari bandara guna menghindari risiko kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji.
Di Arab Saudi, peningkatan layanan terlihat pada operasional bus Shalawat yang melayani jemaah selama 24 jam. Sementara dari sisi akomodasi, hotel tempat menginap jemaah dinilai lebih bersih dan nyaman meskipun berada cukup jauh dari pusat aktivitas ibadah.
Romo Syafi’i juga menyebut kualitas konsumsi jemaah tetap terjaga selama pelaksanaan haji.
“Soal makanan hampir tidak ada keluhan. Bahkan jemaah bercanda takut berat badannya naik,”ucapnya.
Dalam bidang kesehatan, peningkatan layanan dilakukan melalui kerja sama dengan Saudi German Hospital serta penyediaan klinik satelit untuk mempercepat penanganan jemaah sakit.
Selain itu, tenda jemaah di Arafah dan Mina kini dilengkapi penanda berdasarkan kloter serta pendingin ruangan guna meningkatkan kenyamanan selama puncak ibadah haji. Kehadiran 18 unit mobil buggy juga membantu mobilitas jemaah lanjut usia maupun jemaah yang kelelahan di kawasan Mina.
Menurut Romo Syafi’i, peningkatan kualitas layanan haji Indonesia juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Arab Saudi. Ia menyebut Menteri Dalam Negeri Arab Saudi memberikan penghargaan kepada Menteri Haji dan Umrah Indonesia serta mengundang Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf, dalam pertemuan di Istana Mina.










