TVRINews, Jakarta
Pelaku usaha dan komunitas kini bisa daftar izin tayang tanpa biaya.
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI secara resmi meluncurkan program registrasi terbuka bagi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang berencana menggelar acara nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026, untuk memberikan jaminan hukum sekaligus mengeliminasi kekhawatiran publik terkait sanksi pelanggaran hak siar.
Melalui kebijakan ini, otoritas penyiaran nasional tersebut berupaya memastikan kemeriahan turnamen sepak bola terakbar sejagat dapat diakses secara legal oleh seluruh lapisan masyarakat.
Di sisi lain, inisiatif ini dirancang untuk menstimulasi aktivitas ekonomi kreatif pada sektor akar rumput.
Koordinator Media Center Siaran Piala Dunia 2026 TVRI, Ezki Suyanto, menjelaskan bahwa terdapat miskonsepsi di tengah masyarakat yang menganggap seluruh kegiatan penayangan bersama bersifat komersial dan berbayar.
TVRI, menurutnya, menerapkan diferensiasi yang tegas antara komersialisasi siaran dan ruang partisipasi publik non-komersial.
"Kami mengimbau kepada seluruh komunitas, pengurus Rukun Tetangga (RT), hingga pelaku usaha mikro dan ultra mikro seperti pemilik kedai kopi kecil untuk tidak takut mendaftarkan kegiatan nonton bareng mereka," ujar Ezki dalam keterangannya Selasa 19 Mei 2026.
"TVRI mengusung semangat 'Bola Gembira' yang bertujuan memudahkan masyarakat untuk bisa menonton Piala Dunia, sehingga kami memastikan bahwa skema non-komersial ini sepenuhnya gratis tanpa konsekuensi biaya apa pun."
Kriteria Skema Bebas Biaya
Kebijakan bebas biaya ini diberlakukan khusus untuk kategori non-komersial. Indikator utamanya adalah penyelenggara sama sekali tidak memungut biaya tiket masuk, baik secara langsung maupun tidak langsung, dari para penonton yang hadir.
Sektor usaha skala mikro yang menayangkan pertandingan sebagai fasilitas reguler bagi pelanggan tanpa disertai adanya sponsor eksternal atau kampanye promosi berskala besar juga berhak mendapatkan fasilitas tanpa biaya ini.
Dari regulasi ini adalah menjaga sifat inklusif turnamen agar dapat dinikmati tanpa memberikan beban finansial tambahan bagi masyarakat.
Digitalisasi Proses Registrasi
Untuk mempermudah jangkauan, mekanisme pendaftaran kini dialihkan sepenuhnya ke platform digital guna memotong jalur birokrasi. Calon penyelenggara nobar hanya diwajibkan mengakses situs resmi bolagembira.tvrinews.com untuk mengisi data kapasitas serta format acara yang akan diselenggarakan.
Setelah melalui tahapan verifikasi internal dan dinyatakan memenuhi syarat, pemohon akan menerima dokumen berupa stiker digital resmi. Dokumen tersebut dapat dicetak dan dipasang di lokasi acara sebagai bukti otentik bahwa kegiatan nobar yang berlangsung telah memiliki legalitas hukum yang sah.
Melalui standardisasi kelonggaran hukum ini, TVRI memproyeksikan adanya dampak positif ganda: mendorong pertumbuhan ekonomi domestik di tingkat lokal sekaligus meminimalisasi potensi sengketa hukum hak cipta selama turnamen berlangsung.










