TVRINews, Bantul
Sejak tahun 2010, kawasan Pantai Baru di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi rumah bagi Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) yang memanfaatkan energi matahari dan angin.
Pembangkit ini tak hanya memasok listrik ramah lingkungan, tetapi juga memberi dampak sosial langsung kepada puluhan pelaku usaha kuliner di pesisir selatan Jawa.
Operator Layanan Operasional PLTH Pantai Baru Iwan Fahmiharja menyatakan PLTH Pantai Baru diinisiasi oleh Kementerian Riset dan Teknologi (saat itu masih bernama Kemenristek) dengan tujuan awal mendukung aktivitas pariwisata di sekitar pantai.
“Lokasinya dipilih di Pantai Baru karena potensi energi matahari dan angin cukup besar, serta untuk mendukung pelaku usaha kuliner yang ada di kawasan wisata,” ujar Iwan saat ditemui oleh tvrinews.com di Pantai Biru, Selasa, 23 Juli 2025.
Menurut Iwan, sejak berdiri, PLTH langsung dibangun dengan sistem hybrid, yaitu memadukan panel surya dan kincir angin. Keduanya terhubung dengan sistem pengatur dan baterai penyimpanan. Energi yang dihasilkan kemudian disalurkan ke pengguna di sekitar pantai.
“Saat tidak ada angin, kami andalkan matahari. Sebaliknya, saat malam atau mendung, kincir angin masih bisa menyuplai. Sistem hybrid ini saling melengkapi,” ucap Iwan.
Setiap hari, pembangkit ini mampu menghasilkan sekitar 40 kilowatt-jam (kWh) listrik. Dengan kebutuhan rata-rata hanya 250 watt per warung, kapasitas tersebut mencukupi bagi sekitar 45 warung yang masih aktif menggunakan listrik dari PLTH.
“Awalnya ada sekitar 80 warung yang memakai listrik PLTH secara gratis. Tapi sekarang tinggal 45 yang masih bertahan karena sebagian sudah beralih ke PLN, mungkin karena kebutuhan dayanya lebih besar,” kata Iwan.
Listrik dari PLTH digunakan oleh pelaku usaha untuk penerangan, kipas angin saat memanggang ikan, hingga alat penghangat nasi. Selain manfaat ekonomi, kawasan PLTH ini juga menjadi sarana edukasi energi terbarukan bagi mahasiswa dan masyarakat umum.
“Banyak mahasiswa datang ke sini untuk riset atau belajar langsung tentang sistem hybrid dan energi terbarukan. Ini jadi tempat pembelajaran juga,” tutur Iwan.
PLTH Pantai Baru kini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana energi terbarukan dapat digunakan secara langsung oleh masyarakat, sekaligus mendukung sektor pariwisata dan pendidikan di daerah.










