Penulis: Freddy Ladi
TVRINews, Sumba Barat Daya
Edwin Sandi Saragih, Ketua Pengurus Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS), memberikan pujian atas potensi pengembangan tanaman hortikultura di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Ia menyatakan kegembiraannya melihat kemajuan kelompok Tani Ana Leko di Desa Pero, yang menjadi salah satu bukti nyata dari kesuksesan program binaan YBTS.
Dalam pernyataannya, Edwin Sandi Saragih mengungkapkan bahwa hampir seluruh kelompok Tani binaan YBTS di SBD telah menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Beliau menyoroti tingginya minat masyarakat setempat dalam bercocok tanam sayur-sayuran, yang dianggap sebagai sumber nutrisi penting bagi anak-anak usia dini. Ia juga menekankan bahwa sayuran ini menjadi asupan protein yang cukup bagi keluarga, selain dari sumber karbohidrat.
"Dari hasil observasi kami, potensi pertanian sayur-sayuran di Kabupaten Sumba Barat Daya sangat tinggi. Program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam hal ketersediaan nutrisi bagi anak-anak dan keluarga secara keseluruhan," ujar Edwin kepada TVRINews.
Baca juga: Menhub Budi Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Proyek Kereta Api
Edwin Sandi Saragih juga mengakui bahwa kemajuan ini tidak lepas dari peran serta anggota kelompok dalam mengikuti berbagai pelatihan dan trening yang diselenggarakan oleh YBTS, dengan dukungan dari penyuluh dari Dinas Pertanian SBD. Melalui pelatihan ini, anggota kelompok Tani telah berhasil meningkatkan keterampilan mereka dalam menanam, pemupukan, dan perawatan tanaman.
"Kami melihat perubahan ekonomi yang signifikan pada anggota kelompok Tani setelah mengikuti berbagai pelatihan ini. Mereka kini memiliki ketrampilan dan pengetahuan yang lebih baik dalam mengelola pertanian mereka, yang berdampak positif pada perekonomian keluarga mereka," tambah Edwin.
Sementara itu, Junike Susah Medah, Project Koordinator YBTS Kabupaten SBD, mengungkapkan bahwa YBTS telah membina total 48 kelompok Tani di tiga kecamatan di SBD, yaitu Kecamatan Kota Tambolaka, Kecamatan Wewewa Barat, dan Kecamatan Wewewa Tengah. Dari keseluruhan kelompok binaan tersebut, 11 kelompok Tani berlokasi di Desa Pero.
"Kami berbangga bahwa setidaknya 50 persen dari keseluruhan kelompok Tani yang kami bina telah berhasil mencapai prestasi dan perkembangan yang mengesankan. Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan agar pertanian hortikultura di daerah ini semakin maju dan berkelanjutan."
Potensi pertanian hortikultura di Kabupaten Sumba Barat Daya menunjukkan harapan baru bagi masyarakat setempat. Dengan dukungan dari YBTS dan kerjasama aktif kelompok Tani, diharapkan pertanian di daerah ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Baca juga: Polri Sebut Sekolah Al-Zaytun Tak Terdaftar di Kemendikbud
Editor: Redaktur TVRINews
