Penulis: Galuh
TVRINews, Nusa Dua
Media se-Asia pasifik berkomitmen mendukung ekonomi berkelanjutan, pasca pandemi Covid-19 yang melanda tiga tahun terakhir. Sejumlah perkembangan teknologi penyiaran diterapkan demi terwujudnya kesepakatan bersama.
Adapun, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 Media se-Asia resmi dibuka oleh Wakil Presiden K. H. Ma'ruf Amin, pada Selasa, 23 Mei 2023 kemarin, di Nusa Dua, Bali.
KTT yang dihadiri oleh praktisi media dan pemangku kepentingan dari kawasan Asia-Pasifik, serta negara pendukung ini mengusung tema peran media meningkatkan ekonomi berkelanjutan. Tema ini dipandang penting, terutama peran media dalam mendukung ekonomi berkelanjutan pasca pandemi Covid-19.
Baca Juga: 7 Jenazah Korban Kapal China Tenggelam Telah Ditemukan
Selain itu, fokus pembahasan dalam Konferensi ini, diantaranya adalah literasi media seiring perkembangan teknologi global untuk memerangi disinformasi dan misinformasi di masyarakat.
Namun demikian, sejumlah tantangan harus dihadapi oleh media diantaranya berkaitan dengan kebijakan disetiap negara yang berbeda.
Sejumlah isu ini telah didiskusikan oleh para praktisi media, pemangku kepentingan dan juga akademisi dalam pra KTT dan diskusi panel pada Konferensi di hari pertama.
Kemudian, sejumlah pemangku kepentingan mengapresiasi langkah untuk menyamakan persepsi oleh lembaga penyiaran se-Asia Pasifik yang diinisiasi oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI dan Asia-Pacific Institute for Broadcasting Development (AIBD).
Para delegasi pun mengapresiasi konferensi yang digelar pertama kali secara tatap muka, sejak 2019 akibat pandemi Covid-19.
Bagi Indonesia, pemegang keketuaan KTT ini juga digunakan sebagai ajang memperkenalkan seni dan budaya serta keindahan alam pulau dewata.
Sementara dalam sesi jamuan makan malam, para delegasi disuguhkan dengan menu spesial khas Tanah Air serta kesenian.
Pada jamuan makan malam yang digelar di Nusa Dua, Bali ini AIBD juga menganugerahkan penghargaan bagi sejumlah media.
Baca Juga: Lepas Keberangkatan Jemaah Haji ke Arab Saudi, Menag Yaqut: Jangan Sungkan Hubungi Petugas
Editor: Redaktur TVRINews
