TVRINews, Jakarta
Sekertaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia Bambang Hendroyono, terpilih sebagai Ketua Presidium Dewan Kehutanan Nasional secara aklamasi pada pleno akhir Raker DKN di Jakarta, Jumat 9 Juni 2023.
Keputusan tersebut ditetapkan setalah melewati sejumlah persidangan, hingga semua kamar sepakat memberikan kesempatan kepada kamar pemerintah untuk memimpin DKN periode 2022-2027 yakni Bambang Hendroyono.
"Setelah selama dua hari Raker (Rapat Kerja) membahas dan merumuskan program kerja, serta kelembagaan DKN periode 2022-2027, saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin Presidium DKN periode awal 2022-2023,” ujar Bambang yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian LHK, dalam rilis resmi Kementerian LHK.
“Saya sebagai perwakilan kamar Pemerintah menerima penugasan ini dan akan berusaha mematuhi AD/ART dari DKN dan aspirasi dari para perwakilan kamar di DKN," lanjutnya.
Kemudian, sebagai Ketua Presidium Bambang menunjuk Wakil Ketua I yakni Nurka Cahyaningsih dari Kamar LSM, dan Wakil Ketua II Suwarso dari Kamar Bisnis.
Raker yang dilakukan merupakan tindak lanjut hasil Kongres Kehutanan Indonesia (KKI) ke VII yang menghasilkan susunan Presidium DKN 2022-2027 dan rumusan hasil kongres yang ditindaklanjuti dalam bentuk program kerja DKN.
DKN yang beranggotakan representasi lima stakeholder, yakni Kamar Akademisi, Kamar Pemerintah, Kamar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Kamar Bisnis/Pengusaha, dan Kamar Masyarakat, merupakan entitas penting dalam rangka menjaga keberlangsungan tata kelola sektor kehutanan yang berkelanjutan di Indonesia.
Peran DKN sendiri dalam mendukung pembangunan bidang LHK menjadi penting melalui prinsip check and balances, serta memberikan pertimbangan kebijakan melalui kegiatan konsultatif dan koordinatif, sehingga membangun sinergitas dan harmonisasi yang serasi antara pemerintah, DKN, dan segenap elemen masyarakat (dunia usaha, LSM, akademisi, masyarakat) dalam mewujudkan tujuan bersama bangsa.










