TVRINews, Pesisir Barat
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Presiden Prabowo Subianto meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu, 10 Juni 2026. Rumah sakit tersebut menjadi bagian dari program pembangunan 66 rumah sakit daerah untuk memperkuat layanan kesehatan rujukan di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam sambutannya, Budi mengatakan pembangunan rumah sakit dilakukan atas arahan Presiden guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya untuk penanganan lima penyebab kematian tertinggi, yakni stroke, jantung, kanker, ginjal, serta kesehatan ibu dan anak.
“Daerah ini hanya punya satu rumah sakit dengan kualitas layanan yang masih rendah. Karena itu dibangun agar masyarakat bisa mendapat layanan stroke, jantung, kanker, ginjal, ibu dan anak di sini dan selesai di sini,”ujar Budi dalam keterangan yang diterima tvrinews, Rabu, 10 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pembangunan RSUD KH Muhammad Thohir Krui dimulai sejak peletakan batu pertama pada 17 Maret 2025. Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp150 miliar untuk pembangunan gedung dan tambahan sekitar Rp20-30 miliar untuk pengadaan alat kesehatan.
Menurut Budi, berbagai alat kesehatan modern saat ini tengah dalam proses pengiriman ke rumah sakit tersebut, termasuk CT scan untuk penanganan stroke, alat kateterisasi jantung, mamografi untuk deteksi kanker payudara, fasilitas kemoterapi kanker, hingga alat hemodialisis untuk cuci darah pasien ginjal.
“Untuk ginjal ada hemodialisa, untuk kanker ada kemoterapi dan mamografi. Semua alatnya sedang dikirim dan mudah-mudahan dalam dua bulan sudah lengkap,”lanjutnya.
Menkes menambahkan, tenaga medis di rumah sakit tersebut juga hampir seluruhnya tersedia, meski masih membutuhkan dokter spesialis jantung.
Saat ini, dokter spesialis masih didatangkan dari Bandar Lampung dengan waktu tempuh sekitar tujuh jam menuju Pesisir Barat.
Karena itu, ia meminta pemerintah daerah menyiapkan putra-putri daerah agar dapat menjadi tenaga kesehatan dan dokter spesialis di masa depan.
“Saya bilang ke gubernur dan bupati jangan terus bergantung dari luar daerah. Kalau putra daerah jadi dokter spesialis, mereka akan lebih lama mengabdi di sini,”tuturnya.
Budi juga menegaskan tata kelola RSUD KH Muhammad Thohir Krui akan didampingi oleh RSUP Dr. Sardjito guna memastikan kualitas layanan tetap terjaga.
Menurutnya, rumah sakit daerah memiliki potensi pendapatan besar dari layanan BPJS jika dikelola dengan baik, sehingga pemerintah daerah tidak perlu terus menambah subsidi operasional.
Selain meningkatkan layanan kesehatan, Menkes menilai keberadaan rumah sakit modern juga penting untuk mendukung kawasan wisata Pesisir Barat yang dikenal memiliki pantai kelas dunia, seperti Tanjung Setia dan Pulau Pisang.








