Penulis: Masrul Fajrin
TVRINews, Surabaya
Mobil listrik menjadi salah satu inovasi di industri kendaraan bermotor, begitu juga dengan kendaraan otonom atau kendaraan yang melaju dengan otomatis tanpa perlu sopir atau awak. Mahasiswa di Surabaya membuat mobil listrik tanpa awak ini dengan menggunakan teknologi Intelligent Control dan terhubung langsung dengan satelit. Nantinya, mobil listrik tanpa awak ini akan dipergunakan untuk pengangkut barang dan rencananya akan diproduksi massal.
Mobil listrik tanpa awak ini bernama Jatayu yang dirancang oleh mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur berkolaborasi dengan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).
Mobil listrik ini memiliki penggerak listrik dan battery pack berkapasitas 33 kwh dan dapat bertahan selama 5 jam kendaraan listrik ini berdimensi 3,5 x 2 meter dengan kapasitas penumpang 5 orang dengan formasi duduk 3 orang di belakang dan 2 orang di depan.
Baca juga: Cegah Antraks, Dinas Peternakan Cek Pasar Hewan Dan Edukasi Warga
Sistem kerja mobil listrik Jatayu ini dilengkapi beragam sensor mulai dari pemanfaatan GPS yang langsung terhubung dengan satelit dan sensor light reader yang digabungkan dengan kamera standar industri untuk analisis big data yang kemudian diproses oleh komputer yang memiliki spesifikasi tinggi yang tertanam dalam mobil.
Transportasi tanpa awak ini mempunyai kemampuan akselerasi, navigasi hingga dapat mendeteksi lingkungan di sekitarnya termasuk menghindari halangan dan melakukan pemberhentian secara otonom.
“Mobil listrik tanpa awak ini merupakan pengembangan dari mobil listrik sebelumnya, namun mobil ini tidak bisa dipakai dalam ruangan karena mobil ini langkah kerjanya memakai satelit sehingga kalau sinyalnya tidak ada, maka tidak bisa berjalan. Selain itu, dalam mobil ini juga dibuat sensor untuk halangannya”, ungkap Prof. Dedid Cahya Happyanto
Melalui teknologi Intelligent Control, mobil listrik tanpa awak yang dibuat selama 6 bulan ini bisa dimanfaatkan untuk mengantar barang atau lainnya ke seluruh area kampus. Prototype mobil listrik tanpa awak ini jika sudah dikembangkan dapat digunakan di jalan raya dan rencananya akan diproduksi secara massal.
Editor: Redaktur TVRINews
