TVRINews, Jakarta
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin, menyambut positif rencana pembentukan komando daerah militer (Kodam) baru sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan Indonesia.
Nurul mengatakan, pembentukan Kodam baru telah melalui berbagai pembahasan dan diskusi antara Komisi I DPR RI dengan pemerintah. Menurutnya, rencana tersebut perlu dilihat dalam konteks penguatan sistem pertahanan nasional.
“Kalau ini kan sudah merupakan program dan kesepakatan juga ya. Kalau melihat dari kepentingannya ya untuk memperkuat pertahanan di negara kita tentunya. Jadi pembentukan ini buat saya sih, buat kami di Komisi I sudah melewati banyak perbincangan, juga diskusi dengan pihak pemerintah dan rasa-rasanya kami menyambut ini dengan positif,” ujar Nurul dalam keterangan yang diterima tvrinews di Gedung Nusantara II DPR RI, Jumat, 14 Agustus 2026.
Ia berharap pembangunan Kodam baru dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan penguatan pertahanan Republik Indonesia. Nurul menegaskan, penguatan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk memperbesar institusi TNI, tetapi harus tetap sesuai dengan tugas pokok dan fungsi TNI sebagai lembaga pertahanan negara.
“Jadi kita semuanya berharap bahwa pembangunan Kodam ini sejalan dengan penguatan pertahanan Republik Indonesia, jadi bukan semata-mata di keinginan untuk memperkuat TNI sebagai institusi saja, tapi melihat TNI itu sebagai lembaga pertahanan yang memang sesuai dengan tufoksinya,”jelasnya.
Nurul juga meminta masyarakat tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap rencana tersebut sebelum melihat hasil pelaksanaannya.
“Jadi kita mungkin sebaiknya jangan a priori dulu, tapi lihat hasilnya,” ucapnya.
RAPBN 2027
Terkait RAPBN 2027, Nurul berharap rancangan anggaran yang akan disampaikan pemerintah dapat menjawab kebutuhan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap seluruh anggaran yang dialokasikan dapat direalisasikan secara optimal dan digunakan untuk kepentingan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap nanti pidato Presiden terkait dengan RAPBN tahun 2027 bisa sesuai dengan apa yang diharapkan semua. Dan prioritas pembangunan dan kesejahteraan juga untuk masyarakat tentunya ya, untuk semuanya lah, bisa terealisasi dan semua anggaran yang dialokasikan itu bisa sepenuhnya untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,”tandasnya.
Nurul menambahkan, DPR selanjutnya akan mencermati penyampaian pemerintah dan pandangan fraksi-fraksi terkait RAPBN 2027 dalam agenda pembahasan berikutnya.










