Penulis: Fityan
TVRINews – Pesisir Barat, Lampung
Polres Pesisir Barat bentuk unit khusus “Police Tourist” untuk bantu amankan 325 peselancar asing dari 17 negara.
Menjelang perhelatan internasional World Surf League (WSL) Krui Pro Qualified Series 6.000 tahun 2025 yang akan digelar pada 10–17 Juli mendatang, Polres Pesisir Barat menurunkan satuan pengamanan khusus bernama Police Tourist.
Sebanyak 21 personel pilihan disiapkan untuk bertugas selama kejuaraan yang diperkirakan akan diikuti oleh 325 peselancar dari 17 negara. Menariknya, unit ini bukan sembarang pasukan. Mereka telah dibekali kemampuan bahasa Inggris untuk memastikan komunikasi efektif dengan atlet dan wisatawan asing.
Tidak mengenakan seragam resmi seperti biasanya, Police Tourist justru tampil lebih santai dan bersahabat—berkaos bertuliskan "Police Tourist" dan celana pendek. Konsep ini sengaja diusung agar para atlet merasa nyaman, sekaligus memberikan kesan ramah khas wisata pantai tropis.
Kapolres Pesisir Barat, AKBP Bestiana, menjelaskan bahwa kehadiran unit ini bukan hanya untuk pengamanan, tapi juga pelayanan langsung bagi para tamu internasional yang mungkin membutuhkan bantuan di lokasi acara. “Mereka akan berpatroli di sekitar arena kejuaraan dan area publik. Selain pengamanan, mereka juga siap menjadi jembatan komunikasi,” ujarnya.
WSL Krui Pro sendiri merupakan salah satu ajang bergengsi dalam kalender selancar dunia. Krui, yang dikenal dengan ombak kelas dunia dan pesona pantainya, diperkirakan akan menjadi sorotan global selama sepekan ke depan.
Dengan pendekatan yang lebih humanis lewat kehadiran Police Tourist, Polres Pesisir Barat ingin memastikan bahwa pengalaman peserta dan wisatawan selama berada di Krui tidak hanya aman, tetapi juga berkesan.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tetap Beroperasi di Jakarta Saat Libur Cuti Bersama Idul Adha
Editor: Redaktur TVRINews
