TVRINews, Mina
Anggota Amirul Hajj 1447 Hijriah/2026 Masehi, H.R. Muhammad Syafi’i, menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mengalami peningkatan besar dalam kualitas pelayanan bagi jemaah Indonesia.
Menurutnya, perbaikan layanan terlihat di berbagai aspek, mulai dari proses keberangkatan, transportasi, pemondokan, konsumsi, hingga layanan kesehatan selama di Tanah Suci.
“Saya melihat ada energi baru dalam pelaksanaan haji tahun ini. Semangat kerja dan pelayanan sangat terasa di seluruh jajaran petugas,” ujar Muhammad Syafi’i dalam keterangan tertulis, Kamis, 28 Mei 2026.
Ia mengatakan, peningkatan pelayanan sudah tampak sejak proses keberangkatan di Indonesia. Salah satunya melalui ketepatan jadwal penerbangan dan pemeriksaan kesehatan berbasis istitha’ah yang dilakukan lebih ketat.
“Pemeriksaan kesehatan dilakukan ketat demi memastikan jemaah benar-benar siap menjalankan ibadah haji. Ini bentuk kehadiran negara menjaga keselamatan jemaah,”jelasnya.
Di sektor transportasi dan pemondokan, Muhammad Syafi’i mengaku menerima banyak tanggapan positif dari para jemaah. Menurutnya, jemaah merasa mendapatkan pelayanan yang nyaman sejak pertama kali tiba di Arab Saudi.
“Banyak jemaah menyampaikan mereka merasa seperti tamu VIP. Datang langsung disambut, diarahkan ke bus, dan diantar sampai hotel,”ucapnya.
Keberadaan bus shalawat yang beroperasi selama 24 jam juga dinilai sangat membantu mobilitas jemaah menuju Masjidil Haram. Selain itu, kualitas hotel jemaah disebut mengalami peningkatan, termasuk hotel yang berada di sektor lebih jauh namun tetap memiliki akses transportasi yang baik.
“Jemaah merasa nyaman. Hotelnya baik, bersih, air dan pencahayaan bagus, serta akses transportasinya mendukung,”lanjutnya.
Dari sisi konsumsi, ia menyebut sebagian besar jemaah memberikan apresiasi terhadap kualitas makanan yang disediakan selama pelaksanaan ibadah haji.
“Mayoritas jemaah justru mengapresiasi kualitas makanan yang disediakan,”ungkapnya.
Muhammad Syafi’i juga mengapresiasi peningkatan layanan kesehatan melalui optimalisasi klinik satelit di berbagai sektor pemondokan jemaah. Menurutnya, kerja sama antara Kementerian Haji dan Umrah dengan Saudi German Hospital turut memperkuat pelayanan kesehatan bagi jemaah Indonesia.
“Pelayanan kesehatan berjalan jauh lebih baik. Klinik satelit aktif melayani jemaah di bawah supervisi KKHI dan rumah sakit mitra,”kata Syafi’i.
Ia berharap kualitas penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat terus ditingkatkan pada musim haji mendatang.
“Kalau tahun ini sudah sangat baik dengan waktu persiapan yang relatif singkat, Insya Allah tahun depan bisa jauh lebih baik lagi,” tandasnya.










