TVRINews, Jakarta
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, membuka peluang pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di Sekolah Indonesia Jeddah, Arab Saudi. Rencana tersebut masih akan dibahas lebih lanjut dan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum diputuskan.
Dalam kunjungannya ke Sekolah Indonesia Jeddah, Dadan meninjau langsung kondisi sekolah yang menampung lebih dari seribu anak dari keluarga pekerja migran Indonesia. Menurutnya, program MBG berpotensi memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas gizi sekaligus mendukung masa depan para siswa.
"Di sekolah Indonesia Jeddah terdapat sekitar 1.081 anak pekerja migran yang menempuh pendidikan. Saya melihat program ini sangat baik karena dapat membantu mereka memiliki harapan masa depan yang lebih baik," ujar Dadan dalam keterangan yang dikutip, Selasa, 2 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kunjungan tersebut disambut antusias oleh ratusan siswa dan tenaga pendidik. Dalam dialog yang berlangsung, para pelajar menyampaikan harapan agar dapat merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis sebagaimana yang telah berjalan di Indonesia.
"Mereka secara spontan menyampaikan keinginan untuk ikut merasakan program yang saat ini dinikmati teman-teman mereka di tanah air," katanya.
Dadan menegaskan, usulan penerapan MBG di luar negeri akan terlebih dahulu dikonsultasikan kepada Presiden Prabowo. Jika mendapat persetujuan, Sekolah Indonesia Jeddah berpeluang menjadi lokasi percontohan pelaksanaan program bagi komunitas pekerja migran Indonesia di berbagai negara.
"Nanti akan saya laporkan kepada Presiden apakah memungkinkan dibentuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Sekolah Indonesia Jeddah. Jika berhasil, ini bisa menjadi pilot project yang diterapkan juga bagi pekerja migran Indonesia di Malaysia maupun wilayah lainnya," jelasnya.
Menurut Dadan, pengembangan program MBG bagi anak-anak Indonesia di luar negeri menjadi salah satu langkah untuk memastikan akses pemenuhan gizi yang merata, termasuk bagi keluarga pekerja migran yang berada di berbagai negara.










