Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Kantor Berita ANTARA menggelar pameran foto jurnalistik bertajuk "Merdeka Berdaya" untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Pameran ini menampilkan 80 foto terbaik karya pewarta foto ANTARA dan berlangsung mulai 25 Agustus hingga 25 September 2025.
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Akhmad Munir, menyampaikan bahwa pameran ini merupakan yang pertama kalinya digelar pada tahun 2025.
"Kali ini adalah pameran yang pertama dengan menampilkan 80 foto dari karya 45 wartawan foto ANTARA yang tersebar di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke,” kata Munir dalam pembukaan pameran di Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA), kompleks ANTARA Heritage Center (AHC), Pasar Baru, Jakarta Pusat.
Munir menambahkan bahwa pameran ini menitikberatkan pada program prioritas pemerintah.
“Harapan kami, dari visual gambar yang kami tampilkan ini bisa menambah inspirasi bagi kita semua dan bisa menambah sebuah semangat atau optimisme dari bangsa Indonesia,” ujarnya.
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo, menyebut bahwa pameran ini menunjukkan konsistensi ANTARA dalam menangkap momen kebangsaan Indonesia.
“Juru foto ANTARA itu memang bisa menangkap momen-momen kebangsaan dengan sangat indah, dan layak untuk diberikan ruang untuk masyarakat untuk melihat ini,” ujarnya.
“Saya minta secara digital juga di-post (diunggah) supaya bisa menjadi momen kebangsaan dan pengingat bersama mengenai negara Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan bahwa karya-karya foto yang ditampilkan merupakan bukti rekam jejak 80 tahun kemerdekaan Indonesia.
“Kita bisa lihat dari bidang ekonomi, kebudayaan, kelestarian lingkungan, olahraga dan pendidikan semua terekam. Foto itu kan memang tidak bisa digambarkan dengan narasi, walaupun beribu narasi, karena akhirnya memang a picture speak a thousand words (sebuah gambar menyampaikan seribu kata),” jelas Fifi.
Kurator GFJA, Ismar Patrizki, mengatakan bahwa karya-karya dalam pameran ini mengangkat semangat kemerdekaan dari berbagai aspek.
“Pengunjung pameran akan disajikan potret masyarakat Indonesia yang gigih, mandiri, dan berdaya menghadapi tantangan zaman,” kata Ismar.
Aspek-aspek yang ditampilkan mencakup kearifan lokal, perekonomian, kebudayaan, pelestarian lingkungan, olahraga, pendidikan, hingga tokoh-tokoh penggerak perubahan untuk kemajuan bangsa.
Ketua Panitia Pameran, Fauzan, menyampaikan bahwa pemilihan tema tidak lepas dari tema resmi HUT ke-80 RI, yakni “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, yang merepresentasikan perjalanan panjang bangsa.
“Pameran ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus terus dirawat dengan segala daya upaya dalam persatuan, dibela dengan kedaulatan, dan diwujudkan lewat kesejahteraan,” ujarnya.
Pameran foto jurnalistik "Merdeka Berdaya" dapat dikunjungi secara gratis oleh masyarakat umum.
Baca juga: Indonesia Mendesak OKI Ambil Tindakan Keras, Kecam Rencana Aneksasi Israel di Gaza
Editor: Redaksi TVRINews
