TVRINews, Jakarta
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus mengajak para penerima Beasiswa Garuda untuk berani menentukan arah masa depan dan jalur karier sesuai potensi masing-masing.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, jika setiap orang memiliki jalan sukses yang berbeda dalam memberikan kontribusi bagi bangsa.
Selain itu, juga menekankan jika pendidikan tinggi harus dimaknai sebagai proses membangun kapasitas diri agar mampu membawa dampak nyata bagi Indonesia.
“Kalian harus benar-benar merenungkan dan menentukan sendiri career path terbaik untuk diri masing-masing. Ada yang membangun startup cukup dengan S1. Ada yang memang passion di bidang riset, maka silakan lanjut S2 hingga S3,” ujar Menteri Brian kutip Selasa, 26 Mei 2026.
Ia menambahkan, keberhasilan tidak bisa diukur dengan satu standar yang sama. Karena itu, generasi muda didorong untuk mengenali kemampuan diri dan memilih jalur yang paling sesuai dengan minat serta tujuan hidupnya.
Dalam kesempatan tersebut, Brian juga mengingatkan bahwa kesempatan memperoleh Beasiswa Garuda merupakan sebuah privilese sekaligus tanggung jawab besar. Para penerima beasiswa diminta untuk terus membuktikan kapasitasnya dan tidak cepat merasa puas.
“Kalian sudah terpilih, tapi jangan kemudian terlalu nyaman. Justru karena privilege yang sudah diterima, anda harus membuktikan bahwa anda mampu membantu bangsa ini,” katanya.
Tak hanya itu, Menteri Brian turut membagikan pengalamannya saat menempuh pendidikan di Jepang. Menurutnya, reputasi dan kepercayaan yang dibangun mahasiswa Indonesia di luar negeri dapat membuka peluang lebih besar, baik untuk diri sendiri maupun generasi berikutnya.
“Misalnya, kalian bisa dipercaya oleh profesor di sana sehingga mendapatkan kesempatan beasiswa lagi. Saya juga dulu begitu ketika di Jepang. Tunjukkan bahwa anak Indonesia mampu bersaing secara global,” lanjutnya.
Melalui program Beasiswa Garuda, pemerintah berupaya menyiapkan generasi muda yang unggul secara akademik, memiliki daya saing internasional, serta berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.
Ia berharap, agar para penerima beasiswa dapat menjadi representasi talenta muda Indonesia yang adaptif, inovatif, dan mampu membawa ilmu pengetahuan serta teknologi untuk menjawab tantangan masa depan bangsa.










