
Belum Terima Kartu Nusuk, Jemaah Diminta Segera Lapor ke Ketua Kloter
Penulis: Yosep Novriansyah
TVRINews, Makkah
Kementerian Agama melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meminta jemaah haji Indonesia yang belum menerima kartu Nusuk untuk segera melapor kepada Ketua Rombongan atau Ketua Kloter. Langkah ini penting agar pendataan bisa segera dilakukan dan disampaikan ke Daerah Kerja (Daker) Makkah untuk dikoordinasikan dengan pihak Syarikah.
“Bagi jemaah yang belum mendapatkan kartu Nusuk agar segera melapor kepada ketua rombongan dan/atau ketua kloter, untuk selanjutnya diteruskan ke PPIH Daker Makkah,” jelas Kepala Daker Makkah, Ali Machzumi, di Makkah, Kamis (22/5/2025).
Ali menegaskan bahwa PPIH telah melakukan komunikasi intensif dengan pihak Syarikah untuk memastikan kartu Nusuk dapat segera didistribusikan kepada seluruh jemaah.
Baca Juga: Kemenhub: Operasional Bandara IKN Masih Tertunda Status
“Distribusi Nusuk sudah berjalan normal. Jika ada yang belum menerima, langsung kami komunikasikan melalui surat ataupun telepon,” tambahnya.
Langkah Mitigasi dan Layanan Jemaah
Untuk mengoptimalkan pelayanan sejak kedatangan jemaah di Makkah, PPIH telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi. Pertama, petugas disiagakan untuk mendampingi dan menjelaskan kepada jemaah yang mengalami perbedaan penempatan hotel agar tidak bingung dan panik.
“Semua jemaah akan mendapat hotel dan akan diantarkan langsung ke tempat menginapnya,” ujar Ali.
Langkah kedua, jemaah yang baru tiba juga langsung diberikan konsumsi di hotel masing-masing. Ketiga, koper dan barang bawaan jemaah diidentifikasi dan segera dikirimkan ke hotel tempat mereka menginap.
“Koordinasi dengan petugas sektor sangat penting dalam distribusi barang bawaan,” lanjut Ali.
Langkah keempat, pendataan jemaah yang belum menerima kartu Nusuk dilakukan oleh PPIH Sektor melalui ketua rombongan atau kloter. Data ini kemudian dikirimkan ke markaz atau maktab Syarikah yang bertanggung jawab atas layanan jemaah.
Kelima, PPIH Daker Makkah juga memastikan data kedatangan jemaah segera diteruskan untuk keperluan persiapan kartu Nusuk. Terakhir, bagi jemaah yang belum memperoleh kartu, petugas menyarankan mereka untuk beribadah di masjid atau musala yang tersedia di hotel masing-masing.
“Jemaah yang belum mendapatkan kartu Nusuk tidak perlu khawatir. Proses umrah wajib akan tetap didampingi oleh pihak Syarikah. Insya Allah tidak ada kendala,” tandas Ali.
PPIH berharap jemaah tetap tenang dan fokus pada pelaksanaan ibadah, sementara berbagai layanan terus dioptimalkan demi kenyamanan dan kelancaran haji 2025.
Editor: Redaktur TVRINews
