Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Kalimantan Timur
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi melalui Kedeputian Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi meninjau kesiapan kawasan Ibu Kota Negara (IKN), Panajam Paser Utara.
Baca Juga: 300 Ribu Ton Beras Impor Bakal Masuk Februari 2023 Lewat 14 Pelabuhan
Menurut Asisten Deputi (Asdep) Infrastruktur Pengembangan Wilayah Djoko Hartoyo, pihaknya melihat perkembangan IKN dengan salah satunya terkait kesiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) untuk dihuni tahun 2024.
“Kita lihat bagaimana perkembangan pembangunan IKN ini yang mana dalam waktu dekat akan segera menyelesaikan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan dan diberikan batas waktu sebelum 17 Agustus tahun 2024 sudah ada yang pindah ke sini dan 17 Agustus-an di sini terutama yang kawasan Istana Negara,” kata Djoko, Jumat (16/12/2022).
Djoko memaparkan nantinya di kawasan sekitar Istana Negara akan ada empat bangunan Kementerian Koordinator (Kemenko) yakni Kemenko Marves, Kemenko Perekonomian, Kemenko PMK, dan Kemenko PolHuKam, dengan empat tower, yang masing-masing mempunyai 5-6 lantai di setiap bangunannya.
Dengan demikian, lanjut Asdep Djoko, untuk sementara nama-nama yang melakukan pindahan ke IKN tersebut ditunjuk sesuai dengan Surat Keputusan (SK).
Baca Juga: Hendra Kurniawan Sebut Nama Irfan Widyanto Tidak Ada di Surat Perintah Penyelidikan kasus Brigadir J
“Setneg (Sekretariat Negara) sudah ada nama-namanya, nanti kita (Kemenko Marves) akan menetapkan pegawai yang akan pindah lebih awal. Jadi nanti akan ada SK nya mengenai itu dengan area KIPP atau area pemerintah itu sendiri sekitar 6,671ha dari kawasan IKN sekitar 56,180 ha, dan belum lagi kawasan pengembangan sekitar 199,962 ha dan kawasan lautan sekirar 68,188 ha,” ujar Djoko.
Editor: Redaktur TVRINews
