
Foto: Ilustrasi Suasana Haji (MCH PPIH ARAB SAUDI 2023)
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Badan Pengelola Haji (BP Haji) memberikan tanggapan terkait Pemerintah Arab Saudi resmi menutup seluruh proses pemvisaan jemaah haji, termasuk untuk visa reguler, haji khusus, mujamalah, dan jenis lainnya pada 26 Mei 2025 lalu.
Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran keberangkatan haji menggunakan visa non-kuota, seperti visa Furoda.
“Visa haji Furoda dan visa non-kuota lainnya tidak keluar tahun ini dari Kerajaan Saudi Arabia,” tegas Dahnil melalui unggahan dilaman akun X pada Sabtu, 31 Mei 2025
Ia pun mengimbau masyarakat Indonesia untuk lebih berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan oleh pihak-pihak yang menjanjikan keberangkatan haji melalui jalur yang tidak resmi.
“Calon jamaah haji harus waspada. Jangan sampai tergiur oleh tawaran-tawaran yang justru berujung penipuan,” ujarnya.
Dahnil juga menyampaikan bahwa BP Haji akan terus mengawasi pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 ini, yang menjadi tahun terakhir di bawah pengelolaan Kementerian Agama RI.
Ke depan, pengelolaan haji Indonesia akan berada di bawah otoritas baru.
“InsyaaAllah, mulai tahun 2026, sesuai arahan Presiden, penyelenggaraan haji akan diambil alih oleh lembaga setingkat kementerian yang sudah dibentuk Presiden Prabowo saat pembentukan kabinet,” pungkasnya.
Baca Juga: Kloter Terakhir JCH Embarkasi Surabaya Diberangkatkan ke Tanah Suci
Editor: Redaksi TVRINews
