TVRINews, Jakarta
Pemerintah menyiapkan langkah pemulihan darurat terhadap berbagai layanan dasar masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK Lilik Kurniawan mengatakan, pemulihan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur, tetapi juga pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial, dan layanan dasar lainnya.
“Dan kemudian tentu saja kaitannya dengan pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, kemudian juga pelayanan dasar yang lainnya. Seperti sosial, segera harus dipulihkan, secara awal begitu, dengan dukungan-dukungan dari berbagai pihak,” kata Lilik dalam keterangan kepada media, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Menurut Lilik, pemulihan layanan dasar menjadi bagian dari penanganan darurat setelah pemerintah memprioritaskan penyelamatan masyarakat terdampak.
Pemerintah pusat akan mengoordinasikan dukungan dari sejumlah kementerian dan lembaga untuk membantu pemerintah daerah menangani dampak gempa.
Selain layanan dasar, pemerintah juga melakukan pemulihan terhadap sejumlah infrastruktur yang terdampak. Beberapa ruas jalan yang terputus, khususnya di wilayah Ende dan Bajawa, menjadi salah satu prioritas untuk segera dipulihkan.
Lilik mengatakan, dukungan pemerintah pusat akan mulai dikerahkan ke NTT pada Sabtu malam. Tim pemerintah pusat dijadwalkan berada di lokasi bencana pada Minggu pagi.
Setibanya di lokasi, pemerintah akan menggelar rapat koordinasi untuk menentukan langkah penanganan berdasarkan kondisi dan hasil pendataan terbaru di lapangan.
“Besok pagi insyaallah bisa berada di lokasi bencana, dan nanti tahap pertama yang dilakukan adalah rapat koordinasi untuk secara tepat mencari strategi yang dibutuhkan, karena kita masih dalam pendataan semuanya,”pungkasnya.










