TVRINews, Jakarta
Pasukan oranye dan puluhan armada dari Sudin LH Jakpus dikerahkan untuk menyisir sampah di kawasan Monas hingga Gedung DPR.
Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Pusat telah menyiagakan sedikitnya 1.400 personel kebersihan untuk mengantisipasi tumpukan sampah usai Peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2026 di Monumen Nasional.
Kepala Sudin LH Jakarta Pusat, Slamet Riyadi, memproyeksikan volume sampah yang dihasilkan dari aksi massa tersebut akan mencapai kisaran 100 hingga 150 ton. Prediksi ini merujuk pada tren pembersihan pada peringatan serupa di tahun-tahun sebelumnya.
"Berdasarkan pengamatan tahun lalu, volume sampah yang berhasil kami angkut berkisar antara 100 hingga 150 ton," ujar Slamet, dikutip Jumat, 1 Mei 2026.
Selain mengerahkan ribuan personel lapangan, Sudin LH Jakarta Pusat juga menurunkan armada pendukung guna mempercepat proses pembersihan. Sebanyak 20 unit truk sampah, 20 unit mobil penyapu jalan (sweeper), serta 22 unit mobil toilet disiagakan di berbagai lokasi strategis.
Slamet menegaskan komitmennya untuk segera memulihkan kebersihan ibu kota begitu rangkaian aksi buruh selesai dilakukan.
"Kita pastikan Jakarta kembali bersih usai aksi peringatan Hari Buruh," tegasnya.
Adapun fokus pembersihan dan penempatan personel akan disebar di sejumlah titik konsentrasi massa dan jalur protokol, di antaranya:
* Kawasan Monas: Jalan Medan Merdeka Utara, Selatan, Timur, dan Barat.
* Kawasan Lapangan Banteng.
* Kawasan Patung Tani.
* Jalur Protokol: Sepanjang Jalan Sudirman hingga Jalan MH Thamrin.
* Kawasan Gedung DPR/MPR RI.
Slamet berharap, meski jumlah massa diprediksi akan memadati pusat kota, kebersihan lingkungan tetap dapat terjaga melalui kesiapsiagaan personel dan armada yang telah diterjunkan.
"Kami berharap meskipun ada kerumunan massa dalam jumlah besar, kebersihan kota tetap terjaga dengan kesiapsiagaan personel dan armada kami di lapangan," pungkas dia.










