TVRINews, Jakarta
Gempa bumi magnitudo (M) 6.4 mengguncang Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatra Utara pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 17.54 WIB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama BPBD, Basarnas, TNI, Polri dan unsur terkait memastikan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan sejumlah personil diturunkan untuk melakukan asesmen terhadap dampak gempa, termasuk kemungkinan adanya korban jiwa.
"BNPB mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang masih dapat terjadi," kata Berton, dikutip dari siaran persnya, Sabtu, 15 Agustus 2026.
BNPB juga mengimbau masyarakat untuk melakukan evakuasi ke lokasi yang lebih aman sesuai dengan arahan petugas di lapangan. Masyarakat diminta menghindari bangunan dan benda yang berpotensi roboh, seperti tiang listrik dan papan reklame.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi melalui sumber resmi dan tepercaya, seperti BNPB, BPBD, dan BMKG.










