TVRINews, Jakarta
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengatakan jika dalam waktu 1 tahun, Indonesia sudah berhasil mengamankan dan menghasilkan pangan untuk rakyat. Hal tersebut ia ungkapkan saat meresmikan peluncuran Mandatory Biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat pada Kamis 9 Juli 2026 hari ini.
Di mana, mantan Menhan ini menyebut jika keberlangsungan hidup suatu bangsa yang dicanangkan oleh PBB ditentukan oleh tiga hal. Seperti, mampukah bangsa itu menghasilkan pangannya untuk rakyatnya sendiri.
Kemudian, mampukah bangsa itu memiliki energi, sumber energi sendiri, tidak tergantung bangsa lain dan yang terakhir lanjut Presiden Prabowo mampukah negara itu juga memiliki sumber air, makan, energi.

“Alhamdulillah, kita sudah buktikan bahwa kita mampu mengamankan dan menghasilkan pangan untuk rakyat kita. Kita sudah swasembada pangan, dari target 4 tahun, kita telah berhasil dalam 1 tahun,” ucapnya.
Kendati demikian, Presiden Prabowo mengaku masih banyak yang meremehkan pentingnya swasembada pangan.
“(Masih) banyak pihak yang meremehkan pentingnya swasembada pangan. Bahkan banyak orang yang mengangkat dirinya sebagai orang pintar, mengejek, menyindir, dan menuduh bahwa kita pemerintah berbohong kepada rakyat, bahwa kita belum swasembada pangan,” sebutnya.










