TVRINews, Sambas
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di beranda terdepan Indonesia. Terbaru, tim Kemenko Infrastruktur melakukan peninjauan langsung terhadap usulan pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Desa Serindang dan Bukit Segoler, di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Pembangunan ini diusulkan masuk dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD). Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, menyatakan bahwa peninjauan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di wilayah perbatasan.
"Kami memastikan program Inpres Jalan Daerah ini benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kabupaten Sambas adalah etalase Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Percepatan infrastruktur di sini sangat krusial untuk memperkuat konektivitas dan daya saing daerah," ujar Herzaky, Jumat (5/6/2026).
Berdasarkan data di lapangan, total ruas jalan yang diusulkan mencapai 5,4 kilometer. Sebanyak 2,4 kilometer telah dibangun oleh pemerintah daerah, sementara 3 kilometer sisanya diusulkan mendapatkan dukungan pendanaan melalui IJD.
Pembangunan jalan ini dinilai memiliki nilai strategis yang tinggi. Selain menjadi akses utama bagi sektor pendidikan, seperti menuju SMP Negeri 1 dan tiga sekolah dasar di sekitar Bukit Segoler, jalan ini juga merupakan jalur vital bagi kawasan pertanian.
"Jalan ini sangat strategis karena mendukung swasembada pangan, ketahanan air, akses pendidikan, sekaligus mempermudah pelaksanaan program prioritas pemerintah lainnya," tambahnya.
Meski demikian, Herzaky menegaskan bahwa usulan ini tetap harus melalui proses evaluasi dan penentuan prioritas secara nasional agar anggaran yang dialokasikan memberikan dampak yang optimal dan tepat sasaran.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infrastruktur, Romi Firman, menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya terkait kesiapan lahan dan pemeliharaan aset pasca-pembangunan.
Rencana pembangunan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Kepala Desa Serindang, Bujang Efendi, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah pusat atas perhatian terhadap infrastruktur di wilayahnya.
"Jalan ini sangat penting untuk distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga. Jika terealisasi, tentu akan sangat membantu dan meningkatkan perekonomian masyarakat," ungkap Bujang.
Pemerintah pusat berharap, melalui program IJD ini, kendala aksesibilitas yang selama ini menghambat mobilitas warga dan distribusi pangan di Sambas dapat segera teratasi, sehingga kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan dapat meningkat.










