TVRINews, Jakarta
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menghadiri dan membuka langsung kickoff pelaksanaan program Program Magang Nasional Tahun 2026 di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.
Teddy mengatakan kuota peserta Program Magang Nasional tahun ini ditingkatkan menjadi 150 ribu orang. Jumlah tersebut naik dibandingkan 2025 yang menyediakan kuota bagi 100 ribu peserta.

"Mengaca pada keberhasilan tahun 2025 yang membuka kuota untuk 100 ribu orang, tahun ini target penerimaan ditingkatkan menjadi 150 ribu peserta yang dibagi ke dalam tiga tahap pendaftaran," tulis Teddy dalam akun media sosial Instagram @sekretariat.kabinet, Selasa, 11 Agustus 2026.
Berdasarkan evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya, sekitar 30 hingga 40 persen alumni magang berhasil langsung direkrut sebagai karyawan tetap di tempat mereka bekerja. Hal ini membuktikan bahwa skema rekrutmen dan pembekalan keterampilan selama enam bulan masa magang berjalan efektif.

Sebagai informasi, Kementerian Ketenagakerjaan menetapkan sebanyak 46.160 lulusan perguruan tinggi sebagai peserta Program Magang Nasional Tahun 2026 Angkatan II Batch I. Para peserta telah melalui berbagai tahapan, seperti pendaftaran yang diikuti oleh 732.483 orang.
Setelah pendaftaran, para calon peserta Magang Nasional melalui proses pemeriksaan persyaratan, pengajuan lamaran, hingga seleksi.
Melalui Program Magang Nasional, para lulusan perguruan tinggi mendapatkan kesempatan menjalani magang selama enam bulan di kementerian maupun perusahaan BUMN. Peserta juga memperoleh uang saku yang disetarakan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).









