TVRINews, Lombok Timur
Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur melakukan penakaran benih padi sebanyak 1.500 ton guna memenuhi kebutuhan tahunan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, Lalu Fathul Kasturi, menjelaskan bahwa luas areal tanam padi pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai 60.000 hektare per tahun. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dibutuhkan sekitar 1.500 ton benih padi.
Sebagai langkah strategis, Dinas Pertanian menggandeng petani lokal dalam penanaman benih padi varietas Inpari 32. Lokasi pembenihan tersebar di beberapa kecamatan, seperti Terara, Montong Gading, dan Sikur, yang memiliki ketersediaan air melimpah.
Selama musim tanam, kebutuhan benih padi masyarakat diperkirakan mencapai 1.500 ton.
Dengan adanya penakaran ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur diharapkan dapat memiliki surplus benih padi bersertifikat guna meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.
Pengelolaan dan distribusi benih unggul harus dilakukan secara bijak untuk menghindari potensi penyalahgunaan yang dapat merugikan ketahanan pangan.
Dinas Pertanian berkomitmen menciptakan sistem pertanian yang lebih terarah dan efisien dengan pengawasan ketat pada lahan-lahan penanaman benih unggul.










