
Kemenag Luncurkan Sekber Moderasi Beragama untuk Sinergi Lebih Baik
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Kementerian Agama RI melalui Badan Litbang dan Diklat resmi meluncurkan Sekretariat Bersama (Sekber) dan Aplikasi Pemantauan Implementasi Moderasi Beragama (API-MB) pada 3-5 Oktober 2024 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Peluncuran ini bertujuan untuk mempercepat penguatan moderasi beragama sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023.
Kepala Badan Litbang dan Diklat, Suyitno, menjelaskan bahwa pembentukan Sekber dan aplikasi pemantauan merupakan langkah strategis dalam mewujudkan moderasi beragama yang inklusif di seluruh kementerian dan lembaga.
“Kehadiran Sekber ini penting untuk mengkoordinasikan pelaksanaan penguatan moderasi beragama yang melibatkan 19 kementerian dan lembaga, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,” ungkapnya.
Peluncuran Sekber ini didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2024, yang mengatur tata cara koordinasi, pemantauan, evaluasi, serta pelaporan program penguatan moderasi beragama. Kaban Suyitno menekankan pentingnya pemantauan berkala melalui platform terbuka yang mudah diakses.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan instrumen pemantauan dan evaluasi capaian program penguatan moderasi beragama. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta sinergi antar pemangku kepentingan dalam menyusun rencana program serta menyelaraskan mekanisme pelaporan.
Acara peluncuran mencakup sesi diskusi dengan narasumber kunci, antara lain Warsito dari Kemenko PMK, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, Rumadi Ahmad dari Kantor Staf Presiden, dan Togap Simangunsong dari Kementerian Dalam Negeri. Diskusi ini membahas strategi pelaksanaan program sesuai dengan Perpres yang ada dan perumusan tata kerja Sekber.
Kaban menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci.
"Penguatan moderasi beragama merupakan tanggung jawab bersama dalam rangka mewujudkan kehidupan beragama yang damai dan harmonis di Indonesia. Upaya ini harus diwujudkan melalui perencanaan yang matang dan terkoordinasi," pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga, menandakan komitmen kuat dalam mendukung moderasi beragama di Indonesia.
Baca Juga: Kemenag: Moderasi Beragama, Warisan Leluhur yang Diperkuat untuk Keharmonisan Bangsa
Editor: Redaktur TVRINews
