TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melayangkan pujian tinggi terhadap karya produser Manoj Punjabi saat menghadiri agenda Nonton Bareng Kuda Biru Project bersama Panti Asuhan pada hari ini, Sabtu, 20 Juni 2026, di XXI Plaza Senayan, Jakarta.
Dalam momentum penuh kehangatan tersebut, Menko AHY mengajak ratusan anak panti asuhan yang hadir untuk memetik pelajaran hidup berharga mengenai arti perjuangan dan ketangguhan mental dari film yang diputar.
Setelah menyaksikan pemutaran film Children of Heaven bersama ratusan anak panti asuhan, Menko AHY menyampaikan rasa bangganya terhadap kemajuan industri perfilman tanah air. Ia mengapresiasi film drama keluarga Indonesia tersebut yang diproduseri oleh Manoj Punjabi melalui MD Pictures dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo.
Film ini merupakan sebuah adaptasi dari mahakarya sutradara asal Iran, Majid Majidi, yang kini dihadirkan dalam versi Indonesia dengan latar kehidupan di pinggir kali Semarang pada tahun 1988.

"Sekali lagi saya sungguh bangga juga atas karya-karya Pak Manoj dan teman-teman MD karena perfilman di Indonesia semakin maju semakin mendapatkan tempat, tepuk tangan sekali lagi perfilman di Indonesia. Bahkan tadi Pak Arief Suherman owner dari XXI ini mengatakan bahwa film Indonesia sudah mendominasi dan mengalahkan film-film Hollywood di tanah airnya sendiri. Artinya ini sebuah bentuk apresiasi masyarakat luas terhadap karya-karya anak bangsa. Teruslah maju perfilman Indonesia para aktor, para aktris terutama yang masih muda yang masih tumbuh. Jared Ali saya yakin kita semua yakin punya masa depan yang luar biasa sebagai seorang aktor," ujar AHY.
Menko AHY mengaku cerita perjuangan kemiskinan tokoh Ali dan Zahra yang diperankan oleh para aktor muda seperti Jared Ali, Humaira Jahra, Andri Mashadi, hingga Faradina Mufti tersebut sangat menyentuh sisi kemanusiaan penonton. Kisah yang mengajarkan arti perjuangan, pengorbanan, dan cinta kasih ini secara langsung mengetuk hati untuk saling menguatkan sesama.
"Langsung teringat kita punya anak kecil membayangkan tadi aduh kalau itu anak kita bagaimana. Tapi kita di sini untuk saling berbagi, tidak ada yang perlu disesali dari takdir yang kita miliki masing-masing, jalannya masing-masing. Tapi kita ada untuk saling berbagi dan peduli untuk membantu satu sama lain," lanjutnya.
Terinspirasi dari esensi cerita film mengenai perjuangan seorang anak yang kekurangan, Menko AHY mengumumkan sebuah aksi nyata melalui kolaborasi antara Kuda Biru Project dan Partai Demokrat. Pihaknya berkomitmen untuk menyalurkan bantuan berupa sepatu kepada anak-anak di berbagai wilayah Indonesia yang membutuhkan demi mendukung pendidikan mereka.
"Terima kasih sekali lagi Kuda Biru Project dan boleh saya sampaikan di sini sebagai bagian dari semangat yang disampaikan melalui film ini, Kuda Biru Project Demokrat juga kita akan menyumbang sepatu-sepatu untuk anak-anak yang ada di berbagai daerah, membantu mereka yang tidak punya sepatu untuk menjemput masa depan dan cita-citanya," pungkas AHY.










