
Program Keluarga Berencana di Kabupaten Sumba Barat Daya Dukung Penurunan Angka Stunting dan Kurang Gizi
Penulis: Freddy Ladi
TVRINews, Sumba Barat Daya
Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), drh. Oktavina T.S. Samani, secara resmi meluncurkan program Keluarga Berencana (KB) di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya. Tujuan utama dari program ini adalah untuk mengajak seluruh masyarakat di daerah tersebut untuk turut serta dalam upaya mengatur jarak kelahiran anak guna mengurangi angka stunting dan kurang gizi yang belakangan ini mengkhawatirkan.
Drh. Oktavina T.S. Samani menyampaikan bahwa salah satu penyebab angka stunting dan kurang gizi pada anak adalah karena pasangan suami istri tidak mengatur jarak kelahiran dengan baik. Dengan melalui program KB, diharapkan para keluarga dapat memahami pentingnya mengatur jumlah dan jarak kelahiran anak untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.
"Penting bagi kita untuk memastikan bahwa setiap kelahiran di kabupaten Sumba Barat Daya ini diinginkan, direncanakan, dan diatur dengan baik sesuai dengan kondisi kesehatan ibu dan kesiapan keluarga," ujar drh. Oktavina.
Baca juga: Ketua YBTS Puji Potensi Hortikultura di Kabupaten Sumba Barat Daya
Pemerintah daerah Kabupaten Sumba Barat Daya telah menggalakkan program ini dengan menyediakan berbagai fasilitas dan dukungan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam KB. Dengan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, diharapkan program KB ini dapat berhasil dan memberikan dampak positif dalam menekan angka stunting dan kurang gizi di wilayah tersebut.
Salah satu upaya nyata untuk mendukung program KB adalah melalui bantuan nutrisi untuk ibu hamil yang diberikan pada saat kegiatan bersama masyarakat Desa Laga Lete di Kecamatan Wewewa Barat.
Albina Sriningsi Nudu, salah satu penerima bantuan nutrisi tersebut, merasa bersyukur dan bahagia atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah dan Kodim 1629 Sumba Barat Daya.
"Dengan adanya bantuan nutrisi ini, kami sebagai ibu hamil merasa lebih didukung dalam menjaga kesehatan kami dan calon bayi. Semoga program seperti ini terus berlanjut untuk membantu lebih banyak ibu hamil di daerah kami," ucap Albina.
Bantuan tersebut turut diberikan langsung oleh Ratu Wulla Talu, anggota DPR RI dari Komisi Sembilan, yang dengan tulus memberikan perhatian dan dukungan untuk masyarakat di Desa Laga Lete, Kecamatan Wewewa Barat.
Ratu Wulla Talu dalam beberapa kesempatan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya dalam menjalankan program KB.
Baca juga: Kabaharkam Polri Resmikan Program Polisi RW Polairud di Pulau Untung Jawa
"Saya sangat berharap agar program ini bisa berjalan dengan baik dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya KB untuk kesehatan ibu dan anak," kata Ratu Wulla Talu.
Semoga dengan diluncurkannya program Keluarga Berencana ini, angka stunting dan kurang gizi di Kabupaten Sumba Barat Daya dapat berangsur menurun, serta kesehatan ibu dan anak semakin terjaga dengan baik. Partisipasi aktif seluruh masyarakat diharapkan menjadi kunci keberhasilan program ini untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.
Editor: Redaktur TVRINews
