Writer: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Pemuda di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan memainkan permainan tradisional Paraga, sebuah atraksi seni memainkan bola takraw peninggalan kerajaan Gowa yang menggabungkan tiga unsur yaitu permainan, olahraga, dan kesenian dalam Pentas Seni Kerukunan Remaja Pangentungan (Kurepa).
Berbeda dengan permainan dan olahraga tradisional sepak takraw, Paraga ini dimainkan tidak untuk dipertandingkan, melainkan sebagai atraksi unjuk kebolehan saja.
Seni paraga ini dimainkan enam orang pemuda dengan memantulkan sebuah bola takraw. Tak hanya menggunakan kaki, namun bola yang terbuat dari rotan ini dimainkan dengan kepala dan tangan. Para pemain Paraga juga kerap memanfaatkan sarung yang menjadi bagian dari kostum mereka untuk mengolah bola rotan ini.
Dahulunya, Paraga ini dilakukan di kalangan bangsawan muda untuk memikat hati anak gadis raja.
Menurut Ketua Kurepa Kabupaten Gowa, seni Paraga tersebut merupakan peninggalan Kerajaan Gowa yang harus dilestarikan di generasi pelanjut.
Selain seni Paraga, sejumlah pertunjukan seni seperti seni Pamanca, Tari Pakarena, Tunrung Pakanjara, dan masih banyak lagi lainnya ikut ditampilkan dalam sebuah pentas seni yang digelar oleh Kerukunan Remaja Pangentungan (Kurepa) Kabupaten Gowa.
Editor: Rina Hapsari
