
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diTasikmalaya, Jawa Barat, Selasa 20 Januarai 2026.
Writer: Fityan
TVRINews - Tasikmalaya, Jawa Barat
Gibran Rakabuming Raka meninjau pasar tradisional, layanan kesehatan, hingga inovasi robotik di pesantren.
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Selasa 20 Januarai 2026.
Kunjungan ini difokuskan pada penguatan sektor ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas layanan publik, serta dorongan adaptasi teknologi di lingkungan pendidikan berbasis agama.
Bertolak dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pada pukul 07.45 WIB, Wapres mendarat di Lanud Wiriadinata dan langsung menuju Pasar Cikurubuk, pusat perdagangan terbesar di Priangan Timur. Kehadiran Gibran disambut antusiasme warga yang telah memadati area pasar sejak pagi hari.
Didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, Wapres menyusuri lorong-lorong pasar untuk berinteraksi langsung dengan para pedagang.
Fokus utama peninjauan ini adalah memastikan stabilitas harga bahan pokok serta melihat kondisi infrastruktur pasar rakyat secara langsung.
Penguatan Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke RSUD dr. Soekardjo. Sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah tersebut, Wapres memberikan perhatian khusus pada kesiapan fasilitas medis dan kualitas pelayanan bagi pasien.
Langkah ini sejalan dengan misi pemerintah untuk memeratakan akses kesehatan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia.
Di sektor pendidikan, Gibran menyambangi SMA Negeri 2 Tasikmalaya. Dalam dialog singkatnya, ia menekankan pentingnya penguasaan sains dan teknologi bagi generasi muda.
"Siswa harus terus berprestasi dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kemampuan di bidang sains dan teknologi adalah bekal krusial untuk menghadapi tantangan masa depan," ujar Wapres di hadapan para siswa.
Inovasi Digital di Lingkungan Pesantren
Puncak kunjungan kerja ini berlangsung di Pondok Pesantren Cipasung. Selain melakukan silaturahmi dengan KH Deni Ramdani Sagara, Gibran juga menyaksikan presentasi inovatif dari para santri yang memamerkan karya di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan robotik.
Integrasi antara nilai-nilai tradisional pesantren dengan kemajuan teknologi digital menjadi poin utama dalam kunjungan ini.
Pemerintah berupaya mendorong pesantren agar tidak hanya menjadi pusat ilmu agama, tetapi juga inkubator bagi inovasi teknologi masa depan.
Kunjungan kerja ini menegaskan arah kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat fondasi pembangunan nasional yang dimulai dari sektor-sektor mendasar seperti ketahanan pangan, kualitas sumber daya manusia, dan transformasi digital yang inklusif.
Editor: Redaksi TVRINews
