Writer: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) menyampaikan Pesan Paskah 2026 dengan tema “Gereja Peduli kepada Alam Ciptaan”. Pesan ini disampaikan oleh Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, yang mengajak umat untuk membangun harapan baru sekaligus merawat bumi sebagai rumah bersama.
Suharyo menegaskan, Paskah merupakan momentum untuk keluar dari kegelapan menuju terang, sekaligus memperbarui komitmen dalam menjaga keutuhan alam ciptaan dan memperkuat solidaritas sosial.
Mengutip ajaran Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato Si', ia menekankan konsep ekologi integral, yakni keterkaitan antara krisis lingkungan dan krisis sosial.
“Tidak ada dua krisis yang terpisah, tetapi satu krisis sosial-lingkungan yang kompleks,”kata Suharyo dalam keterangan yang diterima tvrinews di Gereja Katedral Jakarta, Jakarta Pusat, Minggu, 5 April 2026.
Soroti Krisis Global dan Kondisi Dalam Negeri
KAJ juga menyoroti situasi global yang tidak menentu akibat konflik di berbagai kawasan yang berdampak pada krisis energi dan terganggunya rantai distribusi dunia.
Di dalam negeri, berbagai bencana ekologis seperti banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada akhir 2025 masih dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Kondisi ini menunjukkan pentingnya kebijakan yang menjaga daya dukung lingkungan agar tetap berkelanjutan.
Selain itu, Suharyo turut menyinggung tantangan dalam bidang kesejahteraan, demokrasi, dan hak asasi manusia. Ia menilai kebijakan publik harus benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat serta menjamin kebebasan sipil.
Dorong Pertobatan Ekologis dan Gaya Hidup Sederhana
KAJ mengajak umat untuk melakukan pertobatan ekologis melalui perubahan gaya hidup, seperti menghemat energi, mengurangi sampah, serta tidak hidup berlebihan.
Menurut Suharyo, kerusakan lingkungan tidak lepas dari sikap serakah dan kurangnya solidaritas. Karena itu, upaya merawat bumi harus dimulai dari perubahan hati dan kesadaran kolektif.
Gereja juga mendorong penguatan komunitas basis sebagai ruang membangun solidaritas sosial dan ekonomi masyarakat.
Seruan Perdamaian Dunia
Dalam kesempatan tersebut, Suharyo juga menegaskan pentingnya perdamaian dunia di tengah konflik global. Gereja, kata dia, akan terus mendorong upaya damai melalui kekuatan moral dan doa.
Ribuan Umat Hadiri Perayaan Paskah
Sementara itu, perayaan Misa Paskah di lingkungan KAJ dihadiri sekitar 2.500 umat. Hal ini disampaikan oleh Susyana Suwadie yang turut menjelaskan jalannya rangkaian ibadah.
Ia mengatakan, perayaan dilaksanakan dalam beberapa sesi untuk mengakomodasi umat, termasuk misa pagi, misa keluarga, hingga misa penutup pada sore hari.
“Perayaan dimulai sejak pagi dan dihadiri sekitar 2.500 umat. Kami membagi dalam beberapa sesi agar seluruh umat dapat mengikuti ibadah dengan nyaman,”kata Susyana.
Ia juga menambahkan, pengamanan selama rangkaian ibadah melibatkan aparat kepolisian guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan kondusif.
Harapan untuk Pemimpin Bangsa
Menutup Pesan Paskah 2026, KAJ berharap para pemimpin bangsa dapat menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil serta menjaga kelestarian lingkungan.
“Atas nama Keuskupan Agung Jakarta, kami mengucapkan Selamat Paskah 2026. Semoga kebangkitan Kristus menyalakan kembali harapan untuk menghadirkan kasih Allah dalam kehidupan bersama,”tuturnya.
Editor: Redaktur TVRINews
